Walikota dan Forkopimda Bukittinggi Jalani Vaksinasi Covid-19 Kedua

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 6 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.646 247 27.982 654
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Walikota dan Forkopimda Bukittinggi Jalani Vaksinasi Covid-19 Kedua

Senin, 15 Februari 2021 | 22:00 WIB Last Updated 2021-02-15T20:35:18Z
Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias sedang menjalani vaksinasi Covid-19 kedua. (ist)

MJNews.id - Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias bersama sejumlah SKPD dan Anggota Forkopinda Bukittinggi kembali menjalani vaksinasi Covid-19 yang kedua, Senin (15/2/2021).


Vaksinasi yang dipusatkan di RSUD Bukittinggi itu diawali dengan pengecekan suhu masing masing peserta vaksinasi oleh petugas kesehatan. Setelah penecekan suhu dan dinyatakan normal, kemudian dilanjutkan pemberian vaksinasi.


Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias mengaku tidak merasakan efek apa-apa terhadap vaksinasi yang kedua itu.


Dijelaskannya, vaksinasi itu diberikan dua kali dengan rentang waktu 14 hari. “Vaksin Kali ini merupakan untuk yang kedua kita jalani, dan kali ini ia di vaksin bersama kelurganya. alhamdulilah sepeeti vaksin pertama kita tidak merasakan efek sanping apa apa,” ujar Ramlan Nurnatias.


Pihaknya berharap dengan vaksinasi yang dilakukan itu tingkat kekebalan tubuh akan lebih baik, sehingga penyebaran virus Covid-19 akan terputus.


“Namun kita juga tetap mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu waspada, sebab meskipun ia sudah divaksin, tapi bisa saja terpapar kembali. Untuk itu kita perlu waspada dan mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menjaga jarak, selalu cuci tangan dan memakai masker,” ujar Ramlan.


Terkait masih ada kekhawatiran masyarakat untuk menjalani vaksinasi itu, Ramlan mengimbau tidak perlu khawatir, sebab pemerintah sebelum melaksanakan program vaksinasi itu sudah berfikir dan melibatkan balai POM. Kemudian Vaksin itu halal, karena MUI sudah melakukan penelitian.


“Karena itu ia menghimbau kepada warga Bukittinggi jika kita kita sayang dengan keluarga, mari kita ikut divaksin,” tegasnya.


Sebab yang ditakutkan itu apa, kalau ragu terjadi efek yang aneh aneh, buktinya ia juga dua kali divaksin dan tidak merasakan apa apa.

Hal yang sama juga diungkapkan Kapolres Bukittinggi, AKBP, Dody Prawiranegara.


“Seperti vaksin sebelumnya, kita tidak merasakan efak apa apa,” ujarnya.


Dikatakannya, dalam kegiatan vaksinasi kali ini juga diikuti sejumlah pejabat utama polres, dan secara bertahap seluruh personilnya juga sudah siap mengikuti vaksinasi itu.


Dody juga mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk dapat mengikuti vaksinasi itu sehingga dapat mengakgiri pandemi Covid-19 itu.


(ril)

×
Berita Terbaru Update