Apresiasi Pembentukan Taruna Tani, Ketua DPD RI Berharap Pertanian Lebih Maksimal

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 17 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.933 375 31.678 741
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Apresiasi Pembentukan Taruna Tani, Ketua DPD RI Berharap Pertanian Lebih Maksimal

Rabu, 17 Maret 2021 | 19:03 WIB Last Updated 2021-03-17T12:03:00Z
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mattalitti.

MJNews.id - Kebijakan Kabupaten Bantul, DIY, melibatkan para pemuda untuk bergerak di sektor pertanian, mendapat apresiasi dari Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mattalitti. Ia berharap para pemuda bisa menghadirkan inovasi dan menerapkan teknologi sehingga sektor pertanian bisa menjadi lebih maksimal.

 

Kebijakan ini dilakukan Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul yang membangkitkan para pemuda agar bergerak atau berusaha di sektor pertanian. Caranya, dengan membentuk Taruna Tani, atau kelompok pemuda yang difasilitasi untuk melakukan kegiatan budi daya pertanian.


Ketua DPD RI, LaNyalla Mattalitti, menilai langkah yang dilakukan sangat inovatif.  Hampir serupa yang dilakukan Pemprov Jawa Barat, dengan program Petani Milenial.


"Seperti yang kita ketahui, pertanian merupakan dunia yang tidak menarik bagi pemuda. Karena ada kesan kotor di sektor pertanian," ujarnya, Rabu 17 Maret 2021. 


Oleh karena itu, LaNyalla menilai langkah DIY yang membangkitkan para pemuda yang menghidupkan sektor pertanian melalui pembentukan Taruna Tani patut diapresiasi.


Senator asal Jawa Timur itu menambahkan, sektor pertanian saat ini dapat berinovasi dan menerapkan dengan berbagai model teknologi yang ramah dan akrab dengan kehidupan sehari-hari. 


"Inovasi memang harus dilakukan di pertanian. Salah satunya inovasi agrowisata pertanian. Jika dikembangkan dengan serius, cara ini dapat menjadi tren dalam pengelolaan pertanian," tuturnya. 


Oleh karena itu, LaNyalla mendukung kaderisasi pemuda taruna tani dapat digaungkan menjadi gerakan untuk mendukung pertanian. 


"Dengan cara ini, kita tidak perlu khawatir dengan defisit petani. Karena, regenerasi petani sudah disiapkan sejak awal," katanya.


(rls)


loading...



×
Berita Terbaru Update