Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 9 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
39.166 506 35.581 855
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Beberapa Kepala OPD Absen di Musrenbang, Bupati Limapuluh Kota Kecewa

Selasa, 30 Maret 2021 | 09:25 WIB Last Updated 2021-03-30T17:38:24Z

MJNews.id - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Limapuluh Kota Tahun 2022 sebagai salah satu bagian dari tahapan proses perencanaan pembangunan tahunan, guna memperoleh masukan dalam rangka penyempurnaan rancangan RKPD tahun 2022, Senin 29 Maret 2021, yang digelar di Aula Kantor Bupati Limapuluh Kota. Absennya beberapa Kepala OPD serta keterlambatan dari beberapa delegasi kecamatan pada acara yang sangat fital tersebut membuat Bupati Safaruddin Dt. Bandaro Rajo kecewa.


Betapa tidak, pada kegiatan yang menentukan arah pembangunan Kabupaten Limapuluh Kota kedepan itu, Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota dibuat menunggu atas keterlambatan delegasi kecamatan dan beberapa dinas juga tampak tidak aktif di layar monitor zoom secara virtual. 


"Pimpinan delegasi itu kan Camat. Kedepan kita tidak menginginkan ini lagi. Sekarang kita membicarakan bagaimana Kabupaten Limapuluh Kota kedepan. Semua OPD harus mengeroyok, tidak bisa dengan hanya mengandalkan Bapelitbang saja. Pimpinan OPD ini harus ikut bersama-sama kita dalam mewujudkan visi misi Kabupaten Limapuluh Kota ke depan," tegasnya. 


Bupati Limapuluh Kota itu juga mewanti-wanti bahwa perencanaan pembangunan tahun 2022 ini, merupakan perencanaan tahun pertama disusun berdasarkan RPJMD yang baru dalam rangka mewujudkan visi dan misi Kabupaten Limapuluh Kota Madani. 


Untuk itu segala program yang menjadi prioritas pasangan Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo dan Rizki Kurniawan Nakasri seperti pembangunan insfrastruktur, pembentukan struktur pondasi IKK Sarilamak, kemudian yang berkaitan dengan pengembangan potensi nagari serta pengembangan perekonomian harus selaras dengan RPJM Provinsi dan Nasional. 


"Yang kita harapkan di sini adalah bagaimana APBD Provinsi dan APBN dapat menyalurkan keuangan pada Nagari dan Daerah kita, karena APBD kita tidak memadai andai kata kita membangun dengan APBD kita sendiri. Maka kita butuh bantuan dari pemerintah yang lebih tinggi. Untuk itu, OPD harus besinergi, sehingga rancangan pembangunan betul betul terarah dan terencana," pungkasnya. 


Mengakhiri sambutannya, putra daerah asli Baruah Gunuang tersebut mengajak semua pihak untuk memberikan masukan yang konsumtif dalam penyusunan RKPD tahun 2022 ini, sehingga setiap halangan dan rintangan dapat secara bersama sama dicari jalan keluarnya. 


"Dengan waktu yang sangat terbatas ditengah pandeni covid 19, kita harus optimis dengan niat yang ikhlas untuk membangun kabupaten Limapuluh Kota," tutupnya. 


Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Deni Asra S. Si menghimbau agar manfaatkan musrenbang sebagai modal kita untuk bertukar pikiran, bukan hanya sekadar kegiatan seremonial belaka pelengkap administrasi yang rutin digelar setiap tahun. 


"Ini sebagai tempat untuk saling bertukar saran dan pendapat dalam upaya pelaksanaan kegiatan pembangunan di tahun yang akan datang. Sehingga usulan yang disampaikan nagari dan kemudian telah dirangking atau dibuat prioritasnya dalam musrenbang kecamatan, akan didengar oleh OPD yang akan melaksanakan kegiatan, karena itu saling berhadap-hadapan," tuturnya.


Selain dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo - Rizki Kurniawan Nakasri dan Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Deni Asra S.Si, kegiatan tersebut juga diikuti oleh unsur Forkopimda, pimpinan OPD, Camat, pimpinan perguruan tinggi, instansi vertikal serta para tokoh masyarakat.


(rls/yud)


loading...



×
Berita Terbaru Update