Berlangsung Tiga Hari, Gubernur Mahyeldi Pimpin Rakorenbang Sumbar

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 17 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.933 375 31.678 741
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Berlangsung Tiga Hari, Gubernur Mahyeldi Pimpin Rakorenbang Sumbar

Senin, 08 Maret 2021 | 15:45 WIB Last Updated 2021-04-17T11:45:21Z
Gubernur Mahyeldi saat membuka Rakorenbang Sumbar. (humas)

MJNews.id - Belum optimalnya sarana prasarana pendidikan menengah, persoalan drainase, kerusakan jalan provinsi hingga kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) regional yang mendekati limit merupakan beberapa persoalan yang terungkap dalam Rapat Koordinasi Perencanaan Pembangunan (Rakorenbang) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di Auditorium Gubernuran, Senin 8 Maret 2021.


Rakor yang dipimpin langsung Gubernur Sumbar Mahyeldi bersama Wakil Gubernur Audy Joinaldy ini dijadwalkan berlangsung secara marathon selama tiga hari, hingga 10 Maret mendatang. 


Pada hari pertama Rakorenbang ini, lima daerah mempresentasikan usulan-usulan pembangunannya. Diawali dengan Kota Padang Panjang, diikuti Kota Bukittingi, lalu Kota Payakumbuh, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Padang Pariaman.


Kepala Bappeda Sumbar, Hansastri, menyampaikan, usulan dari bupati walikota adalah usulan yang mendukung visi misi dan program unggulan serta menjadi prioritas di daerah masing-masing. Selain itu, secara administrasi, rincian usulan pembangunan juga disampaikan ke Bappeda provinsi sehingga secara teknis usulan itu tetap dibahas.


"Jadi nanti akan kita diskusikan dan minta arahan dari gubernur, mana usulan-usulan yang prioritas dan mana yang menjadi kewenangan masing-masing," jelas Hansastri.


Sementara itu, Gubernur Sumbar, Mahyeldi dalam arahannya mendukung sejumlah usulan pembangunan yang diusulkan. Khususnya penataan sungai, drainase dan sampah di Bukittinggi agar diprioritaskan. 


"Bukittinggi ini kota wisata, kalau banjir dan sampah tidak dikelola dengan baik, malu kita. Nanti kita bagi, mana urusan daerah, provinsi dan pusat. nanti kita buat MoU," kata Mahyeldi.


Dukungan serupa juga disampaikan Wakil Gubernur Audy Joinaldy khususnya pada pengembangan produk susu sapi di Padang Panjang. Termasuk juga usulan Kota Payakumbuh agar memperjuangkan Randang ke Unesco sebagai warisan dunia.


"Terkait randang ini kita memang berpacu dengan Malaysia, walaupun disana orang minang juga tapi ini soal marwah bangsa Indonesia. Memang harus kita perjuangkan. Apalagi jika memang ada rencana pembuatan museum randang, itu akan menjadi yang pertama di dunia," tutur Audy.


Dijadwalkan untuk Rakor Selasa 9 Maret 2021 besok, adalah Kota Pariaman, Kabupaten Kepulauan Mentawai, dan Kabupaten Pesisir Selatan. Dilanjutkan Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Solok, dan Kota Solok.


(Humas Pemprov Sumbar)


loading...



×
Berita Terbaru Update