Bupati Dharmasraya Sutan Riska Terpilih Jadi Ketua Umum APKASI

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 19 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
34.226 365 31.834 747
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Bupati Dharmasraya Sutan Riska Terpilih Jadi Ketua Umum APKASI

Jumat, 26 Maret 2021 | 18:45 WIB Last Updated 2021-03-27T12:49:20Z
Ketua Umum APKASI terpilih, Sutan Riska Tuanku Kerajaan bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Jakarta, Jumat 26 Maret 2021. (ist)

MJNews.id - Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan resmi terpilih menjadi Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) periode 2021-2026. Bupati berusia 32 tahun ini menggantikan posisi mantan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.


Pemilihan Sutan Riska itu dilangsungkan secara musyawarah-mufakat atau aklamasi melalui musyawarah nasional (Munas) V APKASI di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Jumat 26 Maret 2021.


“Dengan ini pimpinan sidang menetapkan Sutan Riska Tuanku Kerajaan sebagai ketua umum,” ujar Ketua Sidang Munas V Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar.


Sutan Riska berjanji akan membangun sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah pusat dan provinsi dengan semangat keberagaman budaya dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi pada masa dan pasca-pandemi Covid-19.


“Alhamdulillah Munas V Apkasi dapat berjalan lancar. Terima kasih kepada Yang Terhormat Presiden Jokowi atas segala dukungannya terhadap acara ini dari awal hingga suksesnya forum tertinggi Apkasi digelar,” kata Sutan dalam pidato sebagai ketua umum terpilih.


Sutan Riska menyebut Apkasi akan menyusun peta ekonomi melalui cetak biru. Tujuannya memetakan potensi dan daya dukung pengembangan kabupaten seluruh Indonesia. Dengan demikian kerja sama dengan pemerintah berdasarkan kebutuhan dan potensi kabupaten yang ada.


Kata dia, Apkasi dapat pula membentuk ‘Super Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)’ sebagai upaya penanaman modal kabupaten yang berkaitan dengan potensi bisnis antardaerah sebagaimana telah diurai di atas. “Super BUMD ini sebagai gagasan ekonomi terkoneksi antarkabupaten,” ujarnya seperti dikutip detikcom.


Selain itu, kata dia, sesuai amanat Presiden Jokowi, untuk kesuksesan pembangunan kabupaten dan koneksi antardaerah, ada berbagai program yang dapat dilakukan, terutama memastikan konsolidasi anggaran di pemerintahan agar dapat dipergunakan semaksimal mungkin.


Ia mengatakan pemkab juga mesti melakukan perencanaan yang matang. Hal ini sejalan dengan rencana Apkasi membangun cetak biru pembangunan kabupaten yang memetakan permasalahan dan potensi agar perencanaan pembangunan matang terlaksana.


“Kita juga akan fokus dalam penanganan pandemi Covid-19 yang belum berakhir, dengan memperkuat testing, tracing, dan treatment. Dan yang juga amat penting adalah mempercepat program vaksinasi di seluruh kabupaten di Indonesia,” ujarnya.


Sutan Risa menyebutkan percepatan pemulihan ekonomi juga mesti menjadi prioritas pemkab, dengan program padat karya dan UMKM. “Dan juga yang menjadi kunci utama dalam percepatan pemulihan ekonomi adalah memberikan pelayanan yang baik dan mudah untuk investasi dan ekspor,” ujarnya.


Ia mengatakan, akan melanjutkan program-program Apkasi yang telah dijalankan Mardani H Maming dan Abdullah Azwar Anas. Mereka telah membangun legacy yang baik bagi Apkasi melalui relasi kerja sama antara pemerintah pusat dan kabupaten.


“Atas berbagai sumbangsih beliau berdua itu, saya berharap dapat terus menyapa Pak Mardani dan Pak Abdullah di tengah kesibukannya untuk terus berdiskusi tentang masa depan pemerintahan kabupaten di seluruh Indonesia,” ujarnya.


Sutan menyebut akan segera menyusun struktur kepengurusan Apkasi periode ini. Kemudian menggelar rapat kerja berdasarkan pokok-pokok pikiran dan rekomendasi Munas V Apkasi.


(*/dtc)


loading...



×
Berita Terbaru Update