Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 6 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
38.261 476 34.945 834
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Bupati Eka Putra Dukung Program Niniak Mamak Masuk Sekolah

Rabu, 31 Maret 2021 | 00:45 WIB Last Updated 2021-03-31T17:38:42Z

MJNews.id - Sesuai hasil rapat Kerapatan Adat Nagari (KAN) dan pengurus Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Tanah Datar beberapa waktu lalu di Emersia Hotel Batusangkar, Program Niniak Mamak Masuk Sekolah kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

 

Hal ini yang disampaikan pengurus LKAAM Tanah Datar saat bersilaturahmi dengan Bupati Eka Putra di rumah dinas Indo Jolito, Selasa 30 Maret 2021.


Bupati Eka Putra menyambut baik rencana dan pembangunan untuk dapat dilaksanakan secara bertahap serta meminta-minta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk dapat membangun jadwalnya.

 

“Untuk pembelajaran ini kita coba satu jam satu minggu dan dimasukkan dalam pembelajaran muatan lokal, setelah itu diadakan diadakan lomba terkait pembelajaran adat ini,”.

 

Bupati Eka juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk menambah pelajaran agama di sekolah, karena menurutnya itu penting di samping pembelajaran adat dan mata pelajaran lainnya yang akan mencerdaskan serta melahirkan peserta didik yang berkarakter.

 

Seperti pengalaman kecilnya yang dikisahkan Eka Putra, termotivasi seorang Datuk (Niniak Mamak / pemangku adat) dan Ibunya warga Aisiyah, saat Eka kecil kalau ada wirid Aisiyah, dirinya selalu dibawa ke Ibunya, kalau ada acara-acara Eka juga sering dihubungi.

 

“Ayah saya dulu ketua LKAAM di Sijunjung, dan saya juga pernah tinggal di rumah Idrus Hakimi, usai shalat Magrib ketika itu saya belajar adat, namun itu belum sempurna dan saat ini terasa begitu pentingnya pelajaran agama, adat dan budaya bagi menciptakan penurus,” kisahnya.

 

Bupati Eka Putra juga akan terus meningkatkan program tahfiz Al-qur'an demi mewujudkan Kabupaten Tanah Datar tahfizh yang akan melahirkan para penghafal Alqur'an dan anak-anak Tanah Datar yang cerdas dan berkarakter.

 

Sementara Sekretaris LKAAM Tanah Datar Hardi Siswan Datuak Marah Banso menjelaskan program dasar, karena selama ini anak kemenakan terkhusus untuk pembelajaran Budaya Alam Minangkabau (BAM) oleh guru sekolah yang tidak berasal dari daerah di mana tempat Ia mengajar sehingga belum mencerminkan Adat Salingka Nagari.

 

Ke depan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, usulan betul-betul niniak mamak itu yang mengajarkan tentang adat Minangkabau kepada peserta didik di sekolah, mengingat Tanah Datar Luhak Nan Tuo pusat adat dan budaya, diharapkan Tanah Datar menjadi yang terdepan terkait masalah adat dan budaya di Minangkabau.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riswandi mengungkapkan program Niniak Mamak Masuk Sekolah ini sedang dalam tahap persiapan silabus, kurikulum dan bidang kebudayaan sudah dalam bentuk kegiatan namun masih terbatas. Ke depan pihaknya akan mendorong pihak sekolah untuk berkoordinasi dengan niniak mamak di nagari di mana sekolah berada untuk dijadikan narasumber.

 

Turut hadir saat silaturrahmi tersebut Kepala Kantor Kesbangpol Irwan, Kepala Dinas PMDPPKB Nofendril Dt. Mangkodo Sutan yang juga bendahara umum LKAAM Tanah Datar, Pengurus LKAAM Tanah Datar Arisno Dt. Andomo (Wakil Ketua I), Ir. Efendi Dt. Sidubalang (Wakil Ketua IV), Sy. Dt. Majo Indo (Koordinator Bidang Penyelesaian Sako dan Pusako), Hali Salni Dt. Paduko Basa (Koordinator Penyelesaian Tanah Ulayat Nagari), Mustafa Akmal Dt Sidi Ali dan Yan Firman Dt. Angku Basa.


(mus/ben)


loading...



×
Berita Terbaru Update