Bupati ke Lokasi Kebakaran Rumah Pensiunan Kepala SD di Pagaruyuang

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 22 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
35.202 433 32.188 762
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Bupati ke Lokasi Kebakaran Rumah Pensiunan Kepala SD di Pagaruyuang

Rabu, 17 Maret 2021 | 09:45 WIB Last Updated 2021-03-17T22:40:27Z
Bupati Tanah Datar, Eka Putra menyalami Dahniar, pensiunan kepala sekolah yang menjadi korban musibah kebakaran di Pagaruyuang.

MJNews.id - Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Tanah Datar. Kali ini menimpa seorang pensiunan kepala sekolah. Mirisnya, korban dalam keadaan menderita penyakit stroke.


Musibah itu terjadi Rabu 17 Maret 2021 dinihari, di Jorong Gudam Nagari Pagaruyuang, Kecamatan Tanjung Emas.


Kepala Seksi Keselamatan Kebakaran (Matkar) Dinas Satpol PP Damkar Tanah Datar Fauzi Arifin menjelaskan, akibat musibah itu satu unit rumah permanen jadi arang dengan taksiran kerugian mencapai Rp300 juta. Bangunan yang terbakar, ujarnya, terdiri dari bagian depan seluas 6x6 meter dan bagian belakang 4x8 meter.


"Api diduga dari konsleting listrik. Namun untuk memastikannya, aparat berwajib masih melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara. Untuk memadamkan api, kita menurunkan tiga unit armada pemadam dengan 12 personil," kata Fauzi.


Bupati Tanah Datar, Eka Putra malam itu juga langsung melakukan koordinasi di lapangan, sekaligus mengunjungi korban bernama Dahniar (80), seorang pensiunan kepala sekolah. Suami Dahniar, yang juga menderita stroke, saat ini dirawat keluarganya di Bukittinggi.


Dahniar adalah pensiunan kepala sekolah SDN 06 Limo Kaum (SD Komplek), Batusangkar. Dia dirawat oleh kerabatnya di rumah sebelah. "Bagaimana nasib saya ini pak. Saya sakit, suami juga sakit, rumah terbakar pula," ujar Dahniar kepada Bupati Eka, ketika mengunjunginya di mushalla dekat rumahnya.


Dahniar menjelaskan, rumahnya itu terbakar sekitar pukul 02.30 WIB. Warga baru mengetahuinya ketika api sudah membesar. Dia diungsikan ke mushalla terdekat.


Sejumlah tetangga korban mengaku, sebelum api membesar sempat mencium asap dan suara api, namun ketika lokasinya diketahui, api sudah membesar dan warga langsung menghubungi Pemadam Kebakaran.


Saat kejadian, Dahniar sedang menginap di rumah sanak familinya yang bersebelahan dengan rumah yang terbakar.


Untuk mengantisipasi musibah serupa, Bupati Eka mengharapkan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. ‘’Periksa instalasi listrik rumah, saat mau tidur dan keluar rumah pastikan kompor sudah dimatikan," ujarnya di lokasi kejadian.


Sementara itu, Pemkab Tanah Datar melalui Dinas Sosial, menurut Kepala Seksi Bantuan dan Jaminan Sosial Zainal Abidin, paginya langsung mengantarkan bantuan darurat untuk korban. "Kita antarkan bantuan darurat berupa beras, peralatan dapur, tikar, dan lain-lain," ujarnya.


(mus/ben)


loading...



×
Berita Terbaru Update