Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 12 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
40.017 502 36.244 878
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Bupati Safaruddin Buka Diskusi Percepatan Pembangunan Industri Pariwisata Limapuluh Kota

Senin, 15 Maret 2021 | 17:25 WIB Last Updated 2021-03-15T16:41:08Z
Diskusi Percepatan Pembangunan Industri Pariwisata Limapuluh Kota.

MJNews.id - Banyak sekali potensi pariwisata yang membuat kita bangga dengan Kabupaten Lima Puluh Kota. sebut saja Lembah Harau, Kelok Sembilan, Peternakan Padang Mengatas dan masih banyak lagi. Diperkirakan ada sekitar 200 an lebih potensi pariwisata yang dapat dikembangkan secara profesional untuk mendukung perekonomian masyarakat. 


"Di masing-masing nagari nanti diharapkan ada objek-objek wisata yang tumbuh. Insya Allah, dalam program 100 hari, kami akan perbaiki jalan menuju objek-objek wisata. Kalau nagari makmur, tentu saja perekonomian daerah tumbuh. Ini yang kita lakukan masa ini, bagaimana Limapuluh Kota bisa menjadi destinasi pariwisata berkelas internasional," terang Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo saat membuka kegiatan diskusi tentang percepatan pembangunan industri pariwisata, di Aula Kantor Bupati Lima Puluh Kota, Sarilamak, Senin 15 Maret 2021.


Tentu saja, hal tersebut senada dengan visi misi Kabupaten Limapuluh Kota Madani di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo - Rizki Kurniawan Nakasri dengan menekankan pengembangan pada pusat-pusat pertumbuhan dengan basis keunggulan wilayah, termasuk di dalamnya pengembagan pariwisata di tiap nagari yang diharapkan mampu menjadi poros pembangunan daerah. 


"Visi kita jelas, sekarang dalam penyusunan RPJMD, dalam sebulan ini kita akan ajukan RPJMD menjadi Perda ke DPRD. Ada 4 fokus yang berkaitan dengan pariwisata. Kita akan bangun konstruksi ibu kota Sarilamak, pengembangan dan pembangunan infrastruktur, selanjutnya berkaitan dengan pariwisata dan juga berkenaan dengan pertanian. Minimal anggaran untuk infrastruktur tahun 2022 bisa mencapai Rp 200 miliar," terang Bupati Safaruddin Dt. Bandaro Rajo. 


Bupati juga menghimbau kepada segenap pejabat dan ASN di lingkungan Pemkab untuk dapat saling berkordinasi dan bekerjasama serta merasa nyaman untuk bekerja di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo - Rizki Kurniawan Nakasri dalam menggapai Limapuluh Kota yang lebih baik dan lebih maju. 


"Yang perlu kami tekankan pada ASN, bahwa kami adalah pimpinan baru di Limapuluh Kota. Saudara harus merasa nyaman dalam bertugas. Jangan fikirkan jabatan yang Saudara emban ini. Bekerjalah sesuai kinerja dan peraturan yang berlaku. Kami akan bekerjasama dengan Saudara menuju Kabupaten Limapuluh Kota Madani," himbaunya. 


Selain itu, berkat kegigihan Bupati dan Wabup untuk percepatan pembangunan Monumen Bela Negara di Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, akhirnya membuahkan hasil dengan telah disusunnya Draf Instruksi Presiden tentang percepatan pembangunan monumen Bela Negara. 


Insya Allah tanggal 18 Maret 2021 kami di undang bersama 5 Kepala Daerah beserta Gubernur Sumbar untuk rapat yang dipimpin langsung oleh Prof. Mahfud M.D di Kementerian, untuk membahas finalisasi pembahasan Draf Instruksi Presiden tentang percepatan pembangunan monumen Belan Negara. Limapuluh Kota harus kita perjuangkan sebagai Kabupaten Bela Negara," ungkap Bupati yang dikenal dekat dengan masyarakat itu. 


Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga, Nengsih dalam sambutannya mengatakan tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah dalam rangka mendukung percepatan pengembagan pariwisata di Limapuluh Kota. 


"Mudah mudahan pengembagan pariwisata di Kabupaten Limapuluh Kota bisa segera kita laksanakan secepat mungkin. Ini termasuk dalam bagian kegiatan 100 hari kinerja Kepala Daerah kita," ucapnya. 


Selain dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati, kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Widya Putra, M.Si, para pimpinan OPD, Camat, Wali Nagari, serta menghadirkan narasumber dari tim percepatan pembangunan Sumbar madani, Zulfrizul Caniago dan praktisi tokoh pariwisata nasional, Ridwan Tulus.


(rls/yud)


loading...



×
Berita Terbaru Update