Bupati, Wabup, dan Ketua DPRD Tanah Datar Divaksin Covid-19

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 13 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.227 349 31.051 722
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Bupati, Wabup, dan Ketua DPRD Tanah Datar Divaksin Covid-19

Selasa, 09 Maret 2021 | 21:45 WIB Last Updated 2021-03-09T20:57:07Z
Bupati Tanah Datar Eka Putra saat menjalani vaksinasi Covid-19. Bersamaan dengan bupati, turut pula divaksin Wabup Richi Aprian, Ketua DPRD Rony Mulyadi Dt. Bungsu, dan sejumlah pejabat daerah. (Musriadi Musanif)

MJNews.id - Bupati Tanah Datar Eka Putra, Wakil Bupati Richi Aprian, dan Ketua DPRD Rony Mulyadi Dt. Bungsu, menjalani vaksinasi Covid-19. Sejumlah kepala OPD juga turut divaksin yang dipusatkan di Aula Kantor Bupati, Pagaruyuang, Selasa (9/3/2021).


"Kami mengajak masyarakat agar jangan takut divaksin. Vaksinnya sudah disediakan pemerintah. Vaksin dinyatakan lolos uji dari BPOM dan MUI. Ini adalah untuk memutus rantai penularan Covid-19 yang menjadi pandemi lebih dari setahun," ujar Eka, usai menjalani vaksinasi.


Menurutnya, vaksinasi merupakan usaha yang dilakukan untuk meningkatkan imun tubuh menghadapi Covid-19. Kendati sudah divaksin, ujarnya, masyarakat tetap diharuskan untuk mematuhi protokol kesehatan.


Kasubag Humas Setdakab Tanah Datar Muharwan, melalui keterangan pers yang disampaikan menjelaskan, vaksinasi gelombang kedua ini, selain diikuti kepala daerah dan pimpinan legislatif, juga diperuntukkan anggota TNI, kepolisian, ASN petugas pelayanan publik, dan para pedagang di Pasar Batusangkar.


Setiap orang yang akan menjalani vaksinasi, tegasnya, harus menjalani empat rangkaian pemeriksaan sebagai standar yang sudah ditetapkan, yakni mendaftar online di meja 1 yang sudah disediakan, pemeriksaan fisik dan wawancara riwayat kesehatan, divaksin dan observasi selama 30 menit setelah divaksin, dan menerima kartu tanda sudah divaksin.


Sementara itu, pelaksanaan vaksinasi untuk pedagang yang dilaksanakan di kawasan Terminal Jati, terpantau berjalan lancar. Sejumlah pedagang malah terlihat sangat antusias.


Yusneti, salah seorang pedagang pisang mengakui, dirinya mengikuti kegiatan vaksinasi itu atas keinginan sendiri, setelah mendapat informasi dari petugas Dinas Pasar. "Ini kemauan sendiri. Kami berharap, dengan telah divaksin akan kebal terhadap Covid-19. Awalnya cemas dan takut, tapi setelah itu, biasa saja lagi," katanya.


Kepala Dinas Koperindag Dafrizal menjelaskan, terdapat 120 orang pedagang yang menjalani vaksinasi gelombang kedua ini, sesuai dengan kuota yang tersedia di Kabupaten Tanah Datar.


"Kami berharap, para pedagang tak perlu takut untuk divaksin. Saya sendiri juga sudah divaksin. Alhamdulillah, aman. Tidak ada yang mesti kita takutkan, karena ini untuk kebaikan bersama," jelasnya.


Berdasarkan data yang dirilis Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tanah Datar, hingga Selasa (9/3) ini, di daerah berjuluk Luak Nan Tuo itu tercatat konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 1.230 kasus.


Sebanyak 1.126 orang di antaranya dinyatakan sembuh atau kembali negatif, 40 orang meninggal dunia, selebihnya menjalani perawatan dan isolasi di berbagai tempat. Selain itu, masih tercatat pula suspek 21 orang dan probable tiga orang.


Pasien yang menjalani perawatan, tercatat di RSU Bunda Padang satu orang, RSUP M. Djamil Padang (3), RSUD Rasidin Padang (1), RSAM Bukittinggi (1), RS Ibnu Sina Padang Panjang (1), RSUD Padang Panjang (2), RSUD M. Ali Hanafiah Batusangkar (1), RSUD Adnan WD Payakumbuh (1), dan RS Ibnu Sina Bukittinggi sebanyak satu orang.


Sedangkan yang menjalani isolasi, tercatat satu orang di RSUD Padang Panjang dan 47 orang isolasi mandiri.


(mus/ben)


loading...



×
Berita Terbaru Update