Dipimpin Hidayat, Pengurus IKA FIB Unand Dikukuhkan

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 22 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
35.202 433 32.188 762
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Dipimpin Hidayat, Pengurus IKA FIB Unand Dikukuhkan

Kamis, 11 Maret 2021 | 06:45 WIB Last Updated 2021-03-12T01:02:19Z
Pengurus DPP IKA FIB Unand yang dipimpin Hidayat (Ketum), Dasrul (Sekjen) dan Rizky Kurniawan (Bendum) bersama Rektor Unand Prof. Yuliandri. (ist)

MJNews.id - Keinginan alumni tentu ingin mengentalkan eksistensi dan kontribusi Fakultas Ilmu Budaya Unand (FIB) terhadap almamater dan masyarakat luas, khususnya di bidang pembangunan kebudayaan.


Demikian dikatakan Hidayat, usai dilantik sebagai Ketua Umum Alumni Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas Padang (IKA FIB), Rabu 10 Maret 2021, di Gedung Convention Hall Unand.


Pelantikan kepengurusan IKA FIB ini berkaitan juga dengan rangkaian pelaksanaan Dies Natalis Fakultas Ilmu Budaya Unand ke-39 tahun, dihadiri Rektor, Prof. Yuliandri, Direktur Pasca Sarjana, Prof. Nusyirwan, Undri, Kepala BPNB, Dekan Fateta yang juga pengurus DPP IKA Unand, DR. Feri Arlius. 


Ketua Pelaksana, DR Sudarmoko menyebutkan pelaksanaan Dies Natalis ini awalnya penuh keraguan di tengah pandemi Covid-19, apakah bisa dilaksanakan secara fisik atau tidak. "Namun akhirnya panitia menyepakati kehadiran fisik diselenggarakan secara terbatas dengan jarak kursi sesuai protokol Covid-19, sementara peserta lainnya mengikuti secara virtual melalui zoom metting.


Dekan FIB, DR. Hasanuddin dalam sambutannya menyampaikan konsep inti kebudayaan Minangkabau itu adalah soal hajat harga diri dan budi, "Bagaimana peran SDM yang berkarakter, terkemuka dan bermartabat, berintegritas namun memiliki kapasitas yang mumupuni dalam menghadapi tantangan dunia yang berkembang sangat dinamis," jelasnya.


Sedangkan Rektor Unand, Prof. Yuliandri menyampaikan ucapan selamat atas ulang tahun Fakultas Ilmu Budaya yang ke-39, "Sesungguhnya FIB ini dulunya dikenal dengan Fakultas Sastra kemudian berganti nama jadi Fakultas Ilmu Budaya. Umur 39 tahun merupakan fase di mana penguatan eksistensi FIB secara internal dan ekternal dapat lebih dirasakan manfaatnya," jelasnya sembari mengaku pernah memiliki sejarah dengan anak-anak Fakultas Sastra sebagai lawan debat sekitar tahun 80-an.


"Iklim dialektika anak-anak Sastra sangat terasa waktu itu, saya suka berdiskusi dan berdebat dengan anak Sastra, lawan debat saya itu diantara Bu Ranti, sekarang menjabat Kepala Dinas Kebudayaan Pemrov di Sumbar," katanya.


Rektor juga berpesan, bagaimana keberadaan alumni Fakultas bisa membantu dan mempengaruhi kinerja dan karya almamaternya.


Selain itu, Dies Natalis ini juga diisi orasi ilmiah, Diah Tyahaya Iman, M.Litt., Ph.D menyorot soal problema dan motivasi wanita Minang yang merantau ke Jakarta dan sekitarnya. Selain itu, peluncuran buku dan karya inovatif para Dosen dan mahasiswa tahun 2020.


Sementara itu, sesuai SK nomor 001/DPP-IKA/III/2021 yang ditandatangani Ketua Umum, DR. Asman Abnur, SE. M.Si dan Sekjen Prof. Reni Mayerni. 


Pengurus IKA FIB terlihat hadir diantara, Dasrul sebagai Sekretaris Umum, Rizky Kurniawan, SS, sebagai Bendahara Umum yang juga sedang menjabat Wakil Bupati Limapuluhkota, Wakil Ketua, Fajar Rustam, M. Zikri Ihsan, Bahren.


Kemudian di posisi Dewan Panasehat tertera Rektor Unand dan Dekan FIB, para Ketua Jurusan serta Prof. Herwandi, Prof. Gusti Asnan, Prof. Oktavianus dan Prof. Nadra. Dewan Pembina, Drs. Zulkifli Aziz, M.Hum sebagai Ketua dan Hary Efendi Iskandar, SS. MA sebagai Sekretaris. Kemudian Dewan Pakar, DR. Pramono sebagai ketua dan Undri, SS, M.Si sebagai Sekretaris. 


"Alumni ini dibangun atas asas kebersamaan tanpa memandang pangkat jabatan dengan semangat kegotongroyongan dan kekeluargaan. InsyaAllah dalam waktu dekat kita akan laksanakan rapat kerja guna merumuskan program kerja alumni," jelas Hidayat yang juga tercatat sebagai Anggota DPRD Sumbar ini.


(***)


loading...



×
Berita Terbaru Update