Dugaan BKSDA Agam, Kerbau Warga Matur Mati Dimangsa Harimau

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 13 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.227 349 31.051 722
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Dugaan BKSDA Agam, Kerbau Warga Matur Mati Dimangsa Harimau

Selasa, 09 Maret 2021 | 13:45 WIB Last Updated 2021-03-09T19:00:06Z
Para petugas BKSDA Resort Agam melakukan pemeriksaan tanda kaki harimau di lokasi kejadian di Jorong Cubadak Lilin, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam. (ist)

MJNews.id - Diduga seekor harimau memangsa ternak warga di Sawah Liek Aia Rangek, Jorong Cubadak Lilin, Kecamatan Matur.


Kepala BKSDA Resort Agam, Ade Putra, Selasa (9/3/2021) menjelaskan, peristiwa ini terjadi, Minggu (7/3) yang mengakibatkan satu ekor kerbau mati dan dua anaknya mengalami luka-luka.


"Lokasi kejadian berada di luar kawasan hutan dengan jarak ke kawasan Cagar Alam sekitar 2,5 Km dan Hutan Produksi 1,25 Km. Jarak dari parkiran mobil ke TKP lebih kurang 500 meter dengan kondisi jalan yang cukup curam," katanya.


Selanjutnya tim melakukan penyisiran di lokasi kejadian dan menemukan keberadaan satwa berupa jejak dan kotoran harimau tersebut.


Dari hasil identifikasi lapangan, jejak atau tanda-tanda yang ada memang harimau dan jejak terakhir yang ditemukan berada dekat aliran anak sungai dan celah-celah hutan. "Dugaan sementara, satwa tersebut sudah bergeser ke dalam hutan," katanya.


Selain itu dilakukan penguburan induk ternak yang dimangsa, sedangkan dua anak kerbau yang luka-luka dibawa ke kandang yang berada dekat rumah pemiliknya.


Salah seorang pemilik hewan, Mito Hariadi (26) menyampaikan, ia mempunyai seekor induk dan dua anak kerbau. Ketiga ekor ternaknya itu diterkam harimau, satu mati dan dua anaknya luka-luka. 


Walijorong Cubadak Lilin, Taufik membenarkan kejadian tersebut dan biasanya masyarakat melihat ternak sekali 15 hari.


(edy)


loading...



×
Berita Terbaru Update