Dukung BUKAPALIPATAR, Wako Fadly Amran Usulkan TPA Regional Berstandar Internasional

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 19 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
34.226 365 31.834 747
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Dukung BUKAPALIPATAR, Wako Fadly Amran Usulkan TPA Regional Berstandar Internasional

Selasa, 16 Maret 2021 | 10:25 WIB Last Updated 2021-03-16T19:40:40Z
Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran sedang menyampaikan paparan pada Rakor Rencana Kerjasama Pengembangan Kawasan BUKAPALIPATAR, Senin 15 Maret 2021, di Auditorium Gubernuran, Padang. (kominfo)

MJNews.id - Walikota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA, Datuak Paduko Malano mendukung pengembangan kawasan Bukittinggi, Agam, Payakumbuh, Limapuluh Kota, Padang Panjang, Tanah Datar atau yang lebih dikenal dengan BUKAPALIPATAR.


Fadly menyampaikan, BUKAPALIPATAR diharapkan lebih konkrit lagi, sehingga bisa men-support perekonomian, serta kedekatan sosial budaya dari daerah terintegrasi itu. "Kita menawarkan pembangunan TPA regional, pusat kuliner di beberapa titik terbaru yang bisa men-support UMKM di beberapa kabupaten dan kota pada BUKAPALIPATAR," kata Fadly saat Rakor Rencana Kerjasama Pengembangan Kawasan BUKAPALIPATAR, Senin 15 Maret 2021, di Auditorium Gubernuran, Padang.


Pada rakor yang dipimpin Gubernur diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Benny Warlis itu, Wako Fadly Amran memaparkan pentingnya memiliki TPA berstandar internasional. "Narwasita kita nomor satu terbaik di Indonesia. TPA kalau bisa jangan yang biasa-biasa saja, kalau bisa seperti TPA yang ada di Jepang, sehingga bisa mengatasi masalah sampah, yaitu dari recycling, composting," ungkapnya.


Fadly menyebut, Padang Panjang siap mendorong sehingga TPA regional berstandar Internasional ada di Sumatera Barat. Di samping itu, potensi wilayah BUKAPALIPATAR hendaknya memberi perhatian terhadap budaya dan kearifan lokal yang dimiliki. 


"Kawasan Minang Village di Padang Panjang bisa lebih maju lagi dengan konsep digital 2.0. Konsep tersebut bisa dipakai untuk daerah lain. Untuk TPA itu boleh di mana saja. Kalau tidak ada, bisa di Kota Padang Panjang," ujarnya. 


Fadly mengatakan, pihaknya akan mengagas pasar kuliner dengan menu lengkap. "Insyaa Allah juga dibangun di Rest Area di Silaing Bawah yang terintegrasi ke PDIKM dan Mifan," tuturnya. 


Rakor tersebut turut dihadiri sejumlah kepala daerah dan pejabat terkait di masing-masing kabupaten dan kota. Masing-masing kepala daerah menyampaikan program yang dapat mendukung Kawasan BUKAPALIPATAR tersebut.


(pgl)


loading...



×
Berita Terbaru Update