Kolaborasi Antar Kebutuhan dan Kemampuan, Langkah Menuju Penyerapan Lulusan Siap Kerja

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 22 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
35.202 433 32.188 762
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Kolaborasi Antar Kebutuhan dan Kemampuan, Langkah Menuju Penyerapan Lulusan Siap Kerja

Selasa, 16 Maret 2021 | 02:04 WIB Last Updated 2021-03-15T19:04:00Z

MJNews.id - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamudin menyakini, kolaborasi antara kebutuhan dan kemampuan merupakan langkah awal peningkatan sumber daya manusia (SDM). Dimana, lulusan perguruan tinggi Islam, mampu dengan cepat mendapatkan pekerjaan apabila dibekali kemampuan yang dibutuhkan para pelaku industri usaha.


Senator dari Dapil Bengkulu ini menjelaskan, kesulitannya para lulusan perguruan tinggi Islam dalam bersaing dengan perguruan tinggi lainnya, diyakini karena ada ketimpangan dari para pelaku usaha, yang lebih memilih lulusan dari perguruan tinggi lainnya.


"Para pelaku usaha memiliki kebiasaan memilih lulusan perguruan tinggi lainnya ketimbang perguruan tinggi Islam. Muasalnya karena, para pelaku usaha menganggap, lulusan perguruan tinggi lainnya, memiliki kemampuan yang dibutuhkan untuk siap bertarung dalam dunia kerja," ucap Sultan dalam keterangan tertulisnya, Senin 15 Maret 2021.


Salah satu senator muda ini meyakini, perguruan tinggi Islam tidak kalah dari perguruan tinggi lainnya dalam mencetak lulusan yang siap bekerja. Namun begitu, untuk mengarahkan persepsi para pelaku usaha agar melirik lulusan perguruan tinggi Islam, diperlukan kolaborasi antara keduanya.


"Untuk mengubah stigma para pelaku usaha, agar melirik lulusan perguruan tinggi Islam. Jalan salah satunya adalah menggandeng para pelaku usaha tersebut dalam kegiatan-kegiatan di perguruan tinggi Islam. Sehingga ada pertemuan antar kebutuhan dan kemampuan," ungkap dia.


"Dengan cara tersebut, saya yakin, stigma para pelaku usaha tentang lulusan perguruan tinggi Islam akan berubah. Sehingga lulusannya pun dapat bersaing dalam mencetak SDM yang unggul dimata para pelaku usaha," tambah mantan Wakil Gubernur Bengkulu ini.


Selain itu, Sultan juga berpendapat, pentingnya kolaborasi untuk meningkatkan kualitas para dosen serta peningkatan sarana prasarana pendidikan. Dengan faktor tersebut, dia optimis para lulusan dari perguruan tinggi manapun akan dilirik oleh pelaku usaha.


"Selain kolaborasi tersebut, peningkatan dosen dan sarana prasarana sangat penting. Dengan adanya pengembangan di bidang akademik berupa kerjasama antar civitas dalam penulisan jurnal ilmiah maupun sabbatical leave atau professor exchange, merupakan faktor penting," tandas Sultan.


Sebelumnya diberitakan, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, mengungkapkan pentingnya berkolaborasi antar perguruan tinggi untuk mencetak SDM yang mampu diserah oleh pelaku usaha. Hal tersebut merupakan salah satu kunci keberhasilan pengembangan pendidikan tinggi Islam.


(rls/eds)


loading...



×
Berita Terbaru Update