Lapor Pak Gubernur! Limapuluh Kota Cuma Dijadikan Daerah Persinggahan

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 19 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
34.226 365 31.834 747
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Lapor Pak Gubernur! Limapuluh Kota Cuma Dijadikan Daerah Persinggahan

Minggu, 07 Maret 2021 | 07:00 WIB Last Updated 2021-04-17T11:50:55Z
Wakil Bupati Rizki Kurniawan Nakasari menerima kunjungan Gubernur Mahyeldi Ansharullah di aula rumah dinas bupati, Jumat 5 Maret 2021. (humas)

MJNews.id - Gubernur Mahyeldi Ansharullah berkunjung ke Limapuluh Kota. Kedatangan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) tersebut disambut Wakil Bupati Rizki Kurniawan Nakasari yang didampingi Sekretaris Daerah, Widya Putra serta kepala OPD di aula rumah dinas bupati, Jumat 5 Maret 2021. 


Rizki Kurniawan menyampaikan berbagai sektor unggulan di Lima Puluh Kota yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai tulang punggung perekonomian.


"Kita punya banyak komoditas unggulan, terutama gambir yang memasok 80 persen kebutuhan global. Seharusnya petani sejahtera. Persoalannya harga gambir sangat murah, sehingga banyak ladang yang terlantar karena tidak lagi dirawat," ungkapnya. 


Dia juga menyampaikan berbagai potensi wisata, seperti, Harau, peternakan Padang Mengatas, Kelok Sembilan yang jika dikembangkan dan dikelola dengan baik akan meningkatkan perekonomian dengan signifikan 


Ada sekitar 200 lebih destinasi yang dapat dikembangkan dan lima di antaranya merupakan destinasi unggulan. Namun sayangnya selama ini Limapuluh Kota hanya menjadi daerah singgah, mayoritas wisatawan berkunjung satu hari dan pulang, sehingga diyakini tidak terjadi perputaran uang yang signifikan di daerah itu. "Ini tentu harus kita benahi, sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya. 


Begitu juga di sektor peternakan, Rizki Kurniawan optimis menjadikan Limapuluh Kota sebagai eksportir benih ikan karena potensi diperkirakan menghasilkan enam juta benih ikan setiap bulan, yang akan mampu membantu sekitar 2.500 kepala keluarga.


"Kita berharap pada Pak Gubernur berkenan membantu," tutupnya. 


Mahyeldi Ansharullah yang didampingi Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Benni Warlis serta Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Erinaldi mengimbau kabupaten/kota di Sumbar agar mensinkronkan program dengan pemerintah provinsi dalam pembangunan. 


"Bersama kita membangun. Makanya, diperkirakan satu titik bisa 3-4 sumber anggaran dan kita akan sinkronkan, untuk percepatan pembangunan di Sumatra Barat," terangnya. 


Mahyeldi mangatakan, akan membangun Sumatera Barat dengan konsep kebersamaan. Apa lagi mengingat pandemi covid 19 yang belum mereda dan sangat berakibat pada perekonomian masyarakat. 


Gubernur bertekad menjadikan monumen PDRI atau monumen nasional Bela Negara di Koto Tinggi, Gunuang Omeh, ibaratnya sebagai Taman Mini Indonesia Indah Kedua di Indonesia. 


"Tahun ini bakal dimulai dengan pembangunan jalan melalui program TMMD, buah dari pertemuan kami dengan KASAD beberapa waktu lalu," jelas Mahyeldi.


(rls/yud)


loading...



×
Berita Terbaru Update