Mahasiswa Kembali Desak Dugaan Penyelewengan Dana Covid-19 Sumbar Diusut Tuntas

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 17 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.933 375 31.678 741
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Mahasiswa Kembali Desak Dugaan Penyelewengan Dana Covid-19 Sumbar Diusut Tuntas

Senin, 08 Maret 2021 | 20:25 WIB Last Updated 2021-03-08T18:44:13Z
Puluhan mahasiswa Aliansi Intelektual Lintas Organisasi Kepemudaan menggelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumbar, Jalan Sudirman Padang, Senin (8/3/2021). (ist)

MJNews.id - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Intelektual Lintas Organisasi Kepemudaan, melakukan unjuk rasa di depan Kantor Gubernur di Sumbar, Senin (8/3/2021). Aksi tersebut menuntut kasus dugaan penyelewengan dana Covid-19 agar diusut tuntas.


Puluhan mahasiswa yang mayoritas dari Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang itu, berorasi di depan Kantor Gubernur Sumbar sejak pukul 15.00 WIB. Mereka menggelar orasi dengan menyampaikan semua rasa kecewa terhadap pejabat Sumbar yang menyelewengkan anggaran Covid-19 tersebut yang mestinya untuk rakyat.


“Usut tuntas temuan BPK RI. Jangan ada kongkalikong dengan koruptor. Kita berharap KPK ke Sum bar, karena kita tidak percaya pejabat Sumbar sekarang,” ungkap koordinator lapangan yang mereka sebut Jenderal Lapangan Aliansi Intelektual Lintas Organisasi Kepemudaan, Fikri Haldi kepada awak media.


Fikri yang juga Ketua Umum Pergerakan Milenial Minang itu menyebutkan, pihaknya menyam paikan 10 tuntutan dalam aksi tersebut. Dengan harapan pelaku penyelewengan dana Covid-19 segera diproses secara hukum. Me reka berharap semua pejabat Pemprov dan aparat hukum lebih transparan.


“Kita menuntut, kasus ini segera diproses agar tidak ada lagi kasus serupa. Masa dana Covid-19 juga diembat. Orang Minang beragama Islam, tapi kelakuan korup,” tegasnya.


Selain menyampaikan orasi, puluhan mahasiswa juga membawakan beragam spanduk bentuk protes terhadap pelaku penyelewengan dana covid tersebut. Mereka juga menyindir pejabat-pejabat di Sumbar yang tega “melahap” uang untuk penanganan Covid-19. Apalagi, anggaran tersebut uang negara untuk rakyat.


Puluhan mahasiswa itu melakukan unjuk rasa di Kantor Gubernur Sumbar dengan alasan agar tidak mendiamkan kasus penyelewengan dana Covid-19 tersebut. Mereka berharap pejabat Pemprov Sumbar tidak kongkalikong menutup kasus dugaan merugikan negara puluhan miliar tersebut.


“Kami tidak ingin tali pusat kami ditanam. Uang rakyat dimakan. Jangan ada sogok-menyogok terhadap kasus ini. Kami minta diusut tuntas pelakunya,” tuntut salah seorang mahasiswa berorasi di hadapan petugas keamanan.


Diberitakan sebelumnya, BPK RI menemukan dugaan penyelewengan dana untuk penanganan Covid-19 di Sumbar berupa pengadaan hand sanitizer. Dicurigai ada kemahalan harga hand sanitizer tersebut, sehingga merugikan negara Rp49 miliar. Akhirnya, DPRD Sumbar membentuk panitia khusus (pan sus) untuk menindaklanjuti kasus tersebut.


Sebelumnya, mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) juga melakukan unjuk rasa di Kantor Gubernur Sumbar. Puluhan mahasiswa itu juga menuntut hal serupa. Aksi unjuk rasa tersebut didatangi langsung oleh Gubernur Mahyeldi Ansharullah, yang berakhir dengan salawat bersama.


Usai menggelar aksi di kantor gubernur, mahasiswa juga menggelar aksi di depan Mapolda Sumbar. 


(yse/eds)


loading...



×
Berita Terbaru Update