Menuju UIN Bukittinggi, Tim Visitasi Kemenag RI Kunjungi IAIN Bukittinggi

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 22 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
35.202 433 32.188 762
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Menuju UIN Bukittinggi, Tim Visitasi Kemenag RI Kunjungi IAIN Bukittinggi

Senin, 29 Maret 2021 | 00:25 WIB Last Updated 2021-03-29T07:45:37Z

MJNews.id - Tim asesor visitasi alih bentuk Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Bukittinggi dari Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia melakukan asesmen lapangan secara luring, Sabtu 27 Maret 2021.


Acara ini dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Bukittinggi, Dr. Ridha Ahida, M.Hum di Gedung Student Centre Kampus II IAIN Bukittinggi pada pukul 08.00 WIB. Acara ini dihelat secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan.


Visitasi ini adalah proses dimana semua PTKIN yang akan melakukan tranformasi menjadi Universitas Islam Negeri wajib dikunjungi dan dicheck ke lapangan.


Dalam sambutannya, Rektor IAIN Bukittinggi, Dr. Ridha Ahida, M.Hum menyampaikan bahwa alih bentuk dari IAIN menjadi UIN ini merupakan keinginan seluruh civitas akademika IAIN Bukittinggi dan masyarakat Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam secara keseluruhan. Ini dibuktikan dengan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Agam dengan menyediakan lahan seluas 50 hektare untuk pengembangan kampus menjadi Universitas Islam Negeri.


Tim asessor yang hadir terdiri dari Kasubdit Kemenag RI, Adib Abdushomad, Ph.D, Kasi Kerjasama Zulfakhri Sopyan Pono, B.Sc, M.Ed, Stafsus Kemenag RI Adung Abdul Rochman, serta Ibu Lilis Tsuroya H, M.Si. Turut hadir Bupati Agam, Andri Warman dan Sekda Pemerintahan Kabupaten Agam, perwakilan Pemerintah Kota Bukittingi, Camat setempat serta segenap keluarga besar civitas akademika IAIN Bukittinggi.


Tim asesor dalam sambutannya menyampaikan bahwa asesmen lapangan ini merupakan suatu keniscayaan bagi setiap kampus yang akan alih bentuk dari IAIN menjadi UIN, tim asesor sejatinya hanya memastikan bahwa kondisi riil di lapangan sesuai dengan borang yang sudah disubmit, karena sejatinya IAIN Bukittinggi sudah ditetapkan sebagai kampus yang layak untuk alih status menjadi UIN sesuai dengan PMA No 20 Tahun 2020 dan langkah selanjutnya akan diteruskan ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi dan Birokrasi (MENPAN-RB).


(hms/jef)


loading...



×
Berita Terbaru Update