Minim Fasilitas, BLK Lubuk Sikaping Butuh Perhatian Serius

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 19 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
34.226 365 31.834 747
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Minim Fasilitas, BLK Lubuk Sikaping Butuh Perhatian Serius

Selasa, 16 Maret 2021 | 17:45 WIB Last Updated 2021-03-16T20:29:57Z
Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Pasaman, Welly Suheri berkunjung ke UPT Lubuk Sikaping, Senin 15 Maret 2021.

MJNews.id - Fasilitas di UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Lubuk Sikaping ternyata masih banyak kurang. Hal ini terungkap saat Anggota DPRD Kabupaten Pasaman Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Welly Suheri melakukan kunjungan ke UPT tersebut, Senin 15 Maret 2021.


“Kita melihat perkembangan BLK Lubuk Sikaping beberapa tahun belakangan cukup pesat dan ini merupakan hal yang positif. Kita ketahui bersama, tuntutan lapangan kerja saat ini membutuhkan tenaga kerja terampil dan professional. Sebagai perwakilan rakyat saya perlu melihat kondisi BLK dan mengetahui kebutuhan yang diperlukan untuk BLK yang lebih baik,” jelasnya.


Welly menilai, BLK Lubuk Sikaping saat ini mampu menciptakan tenaga kerja berkompeten serta produk-produk kreatif, seperti kerajinan batik sisik ikan yang bisa bersaing di tingkat Nasional. Paling penting BLK mampu meningkatkan skill anak muda Pasaman untuk bisa bersaing di masa mendatang.


“Kami dari Fraksi PKB Pasaman akan berjuang maksimal mengupayakan sesuai dengan kapasitas yang dimiliki untuk memperjuangkan aspirasi yang disampaikan adik-adik peserta latihan, seperti batuan untuk mesin jahit agar setelah pelatihan keterampilan yang telah dimiliki bisa dimanfaatkan untuk membuka lapangan kerja baru,” imbuh Welly.


Dalam kesempatan ini, ia juga menyampaikan bahwa Fraksi PKB berkomitmen untuk memperjuangkan agar BLK Lubuk Sikaping bisa lebih maju dengan mempunyai fasilitas yang mendukung, sehingga kedepannya lebih mampu melahirkan tenaga kerja yang lebih terampil.


“Kita tinjau langsung pelatihan di BLK ini, sangat nyata terlihat kondisi sarana prasarana yang cukup minim. Pada ruangan workshopnya, terlihat tidak ada AC, lantainya masih semen dan atapnya banyak yang bocor. Kita juga melihat bahwa penerangan yang kurang, sekira cuaca hujan lebat tentu akan sangat mengganggu proses belajar mengajar dalam pelatihan,” pungkas Welly.


Sementara itu, Kepala UPT-BLK Lubuk Sikaping, Haryadi menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan yang dilakukan Welly Suheri selaku perwakilan Fraksi PKB DPRD Pasaman.


Ia juga menjelaskan, kondisi sarana prasarana yang ada di BLK Lubuk Sikaping sangat jauh dari kata memadai. Dikarenakan kondisi ruangan workshop yang masih sangat sederhana.


“Sejak dibangun dan diresmikan Sekjen Kemennaker RI pada tahun 1987, belum ada perbaikan maupun penambahan signifikan akan sarana dan prasarana di sini. Bisa kita lihat, workshop komputer dan lainnya masih berlantai semen tanpa loteng dan atap yang sudah banyak bocor,” pungkas Yadi.


Kepala UPT BLT Lubuk Sikaping tersebut berharap, peran nyata pemerintah daerah untuk membantu pembangunan sarana dan prasarana agar pelatihan terasa nyaman dan baik.


(amr)


loading...



×
Berita Terbaru Update