Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 12 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
40.017 502 36.244 878
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Musrenbang Solok Selatan, Ada Empat Prioritas Pembangunan di RKPD 2022

Rabu, 31 Maret 2021 | 10:01 WIB Last Updated 2021-03-31T03:22:03Z

MJNews.id - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan (Solsel) mengadakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Solok Selatan Tahun 2022 di Padang Aro, Selasa 30 Maret 2021.


Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Ema Rahmawati hadir sebagai menjadi narasumber atau pembicara.


Ema Rahmawati mengatakan, Pemerintah Daerah harus bisa memfasilitasi berbagai MoU antara pedagang pasar dengan penyedia aplikasi agar para UMKM dapat memanfaatkan teknologi untuk pemasaran mereka dimasa pandemi Covid-19.


Menurut dia, akibat pandemi Covid-19 pedagang di pasar mengeluh sepi tetapi pasar berbasis aplikasi meningkat tajam.


Oleh sebab itu, katanya pedagang pasar harus memanfaatkan kemajuan teknologi dan usaha serta peran pemerintah daerah memfasilitasi MoU pedagang dengan penyedia aplikasi. “Dalam penguatan dan penyiapan UMKM menuju digitalisasi harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah,” katanya.


Berdasarkan survey, katanya terdapat tiga hal yang dibutuhkan oleh pelaku UMKM yaitu bantuan pemasaran, pengembangan manajemen usaha, serta bantuan modal.


Pelaksana harian (Plh) Bupati Solok Selatan, Doni Rahmat Samulo mengungkapkan sektor prioritas pembangunan Kabupaten itu pada 2022 yaitu Pertanian, Koperasi, Perdagangan dan UKM, Pariwisata serta tenaga kerja.


“Ke empat sektor prioritas tersebut didukung dengan infrastruktur dan lingkungan hidup,” kata dia.


Dia mengatakan, mengacu pada visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan periode 2021-2026 serta memperhatikan rancangan tema pembangunan Nasional dan Provinsi Sumbar maka tema pembangunan Solok Selatan pada 2022 yaitu pemulihan ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.


“Dengan adanya keselarasan program maka akan memudahkan kerjasama serta mendapatkan alokasi anggaran dari provinsi dan juga pusat nantinya,” katanya.


Musrenbang tahun ini, katanya merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Solok Selatan periode 2021-2026.

 

Oleh karena itu, katanya dibutuhkan dukungan semua pihak dan bersama-sama membangun Kabupaten Solok Selatan.

 

“Pembangunan harus terintegrasi dan dibutuhkan dukungan serta kerjasama semua pihak,” ujarnya.

 

Ketua DPRD Solok Selatan, Zigo Rolanda mengatakan Musrenbang tidak hanya berbicara infrastruktur saja tetapi penting juga ditekankan kepada pembangunan sumber daya manusia dan struktur perekonomian masyarakat.

 

“Musrenbang RKPD harus mengacu kepada RPJMD Solok Selatan yang materi awalnya bersumber dari visi misi kepala daerah, mana yang termasuk kepada skala prioritas dan mana yang tidak,” ujarnya.

 

Menurut dia, membangun Solok Selatan harus penuh kekompakan dan dikerjakan secara bersama-sama dan jangan ada ego sektoral diantara kita.

 

“Semua lini harus kompak dan bersama membangun Solok Selatan agar lebih cepat maju,” ujarnya.


Sementara itu, Anggota DPRD Sumatera Barat dari daerah pemilihan Solok Selatan, Nurfirmanwansyah mengatakan, program yang disusun pada Musrenbang harus memiliki irisan dengan program-program yang ada di propinsi dan juga pusat.


(ems)


loading...



×
Berita Terbaru Update