Pemko Bukittinggi Bahas Rancangan RPJMP 2021-2026

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 19 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
34.226 365 31.834 747
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Pemko Bukittinggi Bahas Rancangan RPJMP 2021-2026

Rabu, 10 Maret 2021 | 02:02 WIB Last Updated 2021-03-09T20:28:21Z
Walikota Bukittinggi, H. Erman Safar memberi sambutan pada forum konsultasi publik rancangan awal RPJMD kota Bukittinggi 2021-2026 di Auditorium Perpustakaan Proklamator Bung Hatta (PPBH) Gulai Bancah. (ist)

MJNews.id - Walikota Erman Safar membuka kegiatan forum konsultasi publik rancangan awal RPJMD kota Bukittinggi 2021-2026 di Auditorium Perpustakaan Proklamator Bung Hatta (PPBH) Gulai Bancah, Selasa (9/3/2021).


Dalam sambutannya Wako Erman Safar menyampaikan, Kota Bukittinggi di bawah kepemimpinannya dengan Wawako Marfendi mengusung visi menciptakan Bukittinggi yang hebat berlandaskan ABS-SBK. 


Untuk mewujudkan visi itu, sedikitnya terdapat tujuh misi yang akan diimplementasikannya. “Visi dan misi Wako Bukittinggi, sudah sinkron dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yakni terwujudnya Sumatera Barat madani yang unggul dan berkelanjutan,” jelasnya.


Wako Erman Safar menegaskan, visi dan misi merupakan harapan yang harus dilaksanakan, bukan sekadar dilafazkan. "Untuk itu, kita siap mewujudkan harapan itu menjadi kenyataan karena itu juga janji yang harus dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT," katanya. Ia berharap, bersama kita wujudkan kota Bukittinggi yang hebat berlandaskan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.


Sementara itu, Kepala Balitbang Rismal Hadi sebagai penyelenggara kegiatan forum konsultasi publik itu menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperoleh informasi, masukan dan saran dari stakeholder untuk penyempurnaan rancangan awal penyusunan RPJMD tahun 2021-2026. 


FKP kali ini, lanjutnya, mengangkat tema “Dengan sinergisitas seluruh stakeholder Kota Bukittinggi kita wujudkan Bukittinggi Hebat, berlandaskan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”.


Ditambahkan, setelah dilantik, walikota dan wakil walikota harus melaksanakan agenda pertama yakni penyusunan RPJMD sebagai tonggak pembangunan kota Bukittinggi lima tahun ke depan. 


RPJMD merupakan penjabaran dari visi dan misi dan program kepala daerah yang memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, pembangunan daerah, keuangan daerah serta program perangkat daerah disertai dengan kerangka pendanaan.


Di tempat yang sama, Kepala Badan Keuangan Kota Bukittinggi, Heriman mejelaskan, APBD Kota Bukittinggi sejak tahun 2016 hingga 2019 cenderung meningkat. Namun, pada tahun 2020, terjadi penurunan karena pandemic Covid-19. 


Bahkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2020, hanya mencapai 9,5 persen dari total APBD. “Karena APBD dan PAD cenderung menurun sebagai dampak dari pandemic Covid-19, maka perlu terobosan dan inovasi daerah dalam upaya peningkatan penerimaan daerah tanpa bergantung sepenuhnya melalui dana transfer pusat,” ujar Heriman.


Ikut memberikan sambutan, Ketua DPRD Herman Sofyan yang menyampaikan hasil FKP ini diharapkan segera disampaikan ke lembaga legislatif.


Juga dipaparkan materi tentang Kajian Lingkungan Hidup dan Hidup Strategis (KLHS) oleh tim ahli dari Unand Dr. Ardinis Arbain. 


Ia mengingatkan Pemko karena rendahnya pengelolaan sampah, rendahnya ketersedian air bersih dan rendahnya kapasitas drainase. Untuk itu, perlu perhatian pemerintah dalam menangani masalah lingkungan hidup ini.


(jef)


loading...



×
Berita Terbaru Update