Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 9 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
39.166 506 35.581 855
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Pemko Padang Kembangkan Sekolah Ramah Anak

Jumat, 05 Maret 2021 | 04:01 WIB Last Updated 2021-03-04T21:01:00Z
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang, Endrizal bersama peserta acara inisiasi Sekolah Ramah Anak (SRA) di Hotel Kryad Bumi Minang, Kamis (4/3/2021). (ist)

MJNews.id - Sekolah menjadi rumah kedua bagi anak, sehingga sangat perlu dijadikan sekolah ramah anak. Ditargetkan semua sekolah di Padang menjadi sekolah ramah anak Pemko Padang sangap peduli dengan pemenuhan hak anak.


Hal itu dikatakan Plt. Walikota yang diwakili Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Padang, Endrizal saat membuka acara inisiasi Sekolah Ramah Anak (SRA) di Hotel Kryad Bumi Minang, Kamis (4/3/2021). 


Disebutkannya, kenyamanan dan ketenangan anak-anak dalam mengikuti proses belajar mengajar yang dilakukan di sekolah merupakan hak anak yang perlu diciptakan. Dengan demikian, anak-anak akan dapat menyerap dan menerima semua pelajaran yang diberikan oleh guru secara baik.


Disebutkan Endrizal, ada 7 indikator utama dari 70 indikator yang dikeluarkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI dimulai dari lingkungan yang memiliki taman dan jenis tanaman ramah anak. Ruang belajar aramah anak dengan suasana yang sejuk dan nyaman dalam belajar, toilet ramah anak dan ruang mushala yang ramah anak. 


Selanjutnya, kebijakan di sekolah sesuai dengan ramah anak melalui peraturan yang dibuat. Lalu, kurikulum pun harus berbasis hak anak dan mengembangkan minat, bakat, inovasi kreatifitas anak. Memiliki pendidik dan tenaga kependidikan yang terlatih hak-hak anak. Kemudian, memiliki sarana dan prasarana sekolah yang ramah anak dimulai dari ruangan belajar dan kapasitasnya, sarana ibadah.


Kemudian, peserta didik dikutsertakan dalam penyusunan rencana dan anggaran sekolah,kebijakan dan peraturan sekolah. Setelah itu, partisipasi orangtua/wali, lembaga masyarakat, dunia usaha, pemangku kepentingan dan alumni.


"Kita menyadari bahwa anak merupakan bagian yang sangat penting dalam konteks keberlanjutan suatu bangsa. Anak bukan saja dipandang sebagai amanah, namun juga penentu masa depan bangsa. Baik anak diarahkan anak saat ini, maka akan baik pula masa depan bangsa," imbuh Endrizal.


Pada tempat yang sama, Kabid Pemenuhan Hak Anak DP3AP2KB Padang Hanurawan mengatakan, kegiatan tersebut diikuti oleh 100 orang yang terdiri dari Kepsek SD dan SMP Padang. 


Tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman Kepsek dan guru dalam penerapan pelayanan ramah anak di sekolah. Lalu, menumbuhkan serta meningkatkan inovasi dan kreativitas dan kepala sekolah tentang upaya menciptakan sekolahnya menjadi sekolah ramah anak.


Ditambahkannya, kegiatan tersebut mengikuti aturan protokol kesehatan.


(swl/eds)


loading...



×
Berita Terbaru Update