Pemprov Sumbar Akan Bentuk Sister City dengan Timur Tengah

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 17 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.933 375 31.678 741
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Pemprov Sumbar Akan Bentuk Sister City dengan Timur Tengah

Senin, 08 Maret 2021 | 02:04 WIB Last Updated 2021-03-07T19:04:00Z
Gubernur Mahyeldi foto bersama dengan pembimbing manasik haji dan umrah mandiri. (humas)

MJNews.id - Dalam rangka meningkatkan kemandirian calon jemaah haji Sumatera Barat (Sumbar), Gubernur Mahyeldi Ansharullah membuka acara penyerahan sertifikat pembimbing manasik haji dan umrah mandiri dan profesional di Hotel Rangkayo Basa, Padang, Sabtu (6/3/2021).


Mahyeldi menyampaikan harapan agar KBIH memberi pelayanan terbaik dalam pelaksanaan manasik haji mandiri dan profesional harus mempersiapkan fisik dengan menjaga kesehatan dan terhindar dari Covid-19.


"Alhamdulillah Sumbar termasuk daerah aman dari Covid-19, karena kita bertahan pada zona kuning di Indonesia selama tiga bulan ini," kata Mahyeldi.


Ia berharap Sumbar bisa lebih meningkatkan penanganan Covid-19, yang dikenal dengan congsi Covid-19, nagari tageh dan kampung tangguh. "Inilah konsep menangani Covid-19 pada setiap daerah terkecil di kabupaten dan kota yang penanganan itu lebih dipersempit lagi di tingkat nagari dan RW sehingga jika ada yang positif, penanganan lebih terkoordinir cepat," ucapnya.


Mahyeldi menyampaikan, pemerintah Sumatera Barat berencana memperkuat kerja sama dengan negara Timur Tengah, terutama Arab Saudi dalam bentuk sister city dengan Madinah dan atau kota lainnya. 


Karena sesuai dengan RPJM Sumbar untuk menjadi pintu gerbang Indonesia melakukan ibadah Haji dan umroh, agar lancarnya penerbangan dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) nantinya menuju Jeddah.


Guna mendukung Sumbar sebagai salah satu pusat embarkasi haji dan umrah di Indonesia, Mahyeldi akan mengupayakan agar setiap jemaah yang berangkat dari BIM diberikan randang, makanan khas Sumatera Barat.


"Kita akan memberikan bekal oleh-oleh randang kepada siapa saja yang berangkat dari BIM. Randang merupakan kuliner khas Sumatera Barat yang bergizi tinggi dan tahan lama, cocok dibawa umrah dan haji ke Mekkah," tutup Mahyeldi yang dikutip dari siaran pers pemerintah provinsi.


Hadir dalam pelatihan dan penyerahan sertifikat pembimbing manasik haji dan umrah mandiri dan profesional itu, FK KBIH Sumbar, Amora Lubis, FK KBIH Aceh, Bengkulu, Jambi, Riau, Sumatera Utara dan Dekan FDIK UIN Padang.


(rls)


loading...



×
Berita Terbaru Update