Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 9 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
39.166 506 35.581 855
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Penghargaan APE 2020, Padang Pariaman Siap Dinilai Tim Verifikasi Pusat

Kamis, 04 Maret 2021 | 08:20 WIB Last Updated 2021-03-04T20:58:53Z
Inspektur Padang Pariaman, Hendra Aswara didampingi Kabid PP Yulta Fitri saat konsultasi dan koordinasi di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumbar. (ist)

MJNews.id - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersiap dalam penilaian Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2020 oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Sempat tertunda karena pandemi Covid-19, verifikasi kepada Kabupaten dan Kota akan dilaksanakan mulai Minggu kedua Maret ini.


"Sesuai arahan Bupati Suhatri Bur, kita targetkan meraih penghargaan APE tahun ini sebagai apresiasi percepatan Pengarusutamaan Gender (PUG) di Padang Pariaman," kata Hendra Aswara saat konsultasi dan koordinasi di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumbar.


Hendra menjelaskan, berbagai cara telah dilakukan untuk percepatan implementasi PUG. Salah satunya melalui dukungan regulasi percepatan PUG. Di antaranya Peraturan Daerah Nomor 6 tahun 2017 tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. 


"Dalam visi dan misi daerah sudah diorientasikan kebijakan dan pembangunan berwawasan gender yang tertuang dalam Peraturan Bupati Nomor 40 Tahun 2015 tentang pedoman pelaksanaan gender di Padang Pariaman," ujar mantan Kadis Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak itu. 


Jebolan STPDN itu mengatakan, ada tujuh syarat agar percepatan PUG yang akan dinilai tim verifikasi pusat. Yakni meliputi komitmen, kebijakan, kelembagaan PUG, sumber daya manusia, data terpilah, alat analisis, dan jejaring kemasyarakatan. 


“Strategi percepatan PUG ini diintegrasikan ke dalam bentuk perencanaan dan penganggaran yang responsif gender atau PPRG dari kegiatan OPD yang strategis,” ujar mantan Kepala DPMPTSP itu. 


Percepatan PUG, tambah Hendra, sebagai strategi guna memastikan semua kelompok masyarakat (laki-laki, perempuan, anak, penyandang disabilitas, lansia, dan kelompok rentan lainnya) dapat terlibat dalam proses dan merasakan hasil pembangunan. 


Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Perempuan (PP) Yulta Fitri berharap lewat berbagai langkah dan inovasi yang telah dilakukan akan mampu mengantarkan Kabupaten Padang Pariaman mendapat penghargaan APE. 


Upaya bersama seluruh stakeholders untuk berinovasi dalam percepatan PUG. Di antaranya membentuk klinik konseling penerapan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG). 


"Inovasi lahir memberikan layanan terbaik kepada seluruh masyarakat. Mohon doa masyarakat agar kita bisa meraih penghargaan APE tahun ini," kata Yulta, Kamis (4/3/2021).


(dam/sul)


loading...



×
Berita Terbaru Update