PN Padang Jadwalkan Sidang Penjual Togel

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 17 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.933 375 31.678 741
sumber: corona.sumbarprov.go.id


PN Padang Jadwalkan Sidang Penjual Togel

Kamis, 11 Maret 2021 | 16:00 WIB Last Updated 2021-03-11T09:00:02Z


MJNews.id - Rosmandani alias Anin yang terjerat kasus penjualan toto gelap (togel) yang ditangkap polisi saat sedang menunggu pemasang nomor segera menjalani sidang di Pengadilan Negeri Padang.


JPU, Dwi Indah Puspa Sari menyebutkan sidang pertama untuk kasus ini ditetapkan digelar pada 17 Maret mendatang. Penetapannya sudah sejak 3 Maret lalu.


Dari berkas dakwaan jaksa diketahui perkara berawal pada Rabu 23 Desember 2020, di sebuah kedai di Jalan Koto Lalang, Lubuk Kilangan. Sekitar pukul 15.00 WIB, terdakwa duduk di kedai milik Yeni Roza sambil menunggu pembeli atau pemesan judi togel mengantarkan taruhan uang.


Kemudian datang saksi M. Danus dan saksi Budiman Jaya Hareva yang merupakan anggota Polresta Padang, yang sebelumnya telah mendapat informasi dari masyarakat bahwa terdakwa sering menjual permainan menebak angka-angka dengan taruhan uang itu.


Terdakwa kemudian diamankan dan digeledah. Polisi pun kemudian menemukan handphone merk Samsung yang didalamnya ditemukan pesanan togel atas nama Si Jok yang memasang nomor togel Singapura : 398.98.40.x 4 (tiga titik nomor dengan harga Rp4 ribu per titik) dengan total harga sebesar Rp12 ribu, dan terdakwa memberi diskon sebesar Rp2 ribu.


Selain itu dari tangan terdakwa juga ditemukan handphone android yang didalamnya juga terdapat pesan WhatsApp berisi taruhan togel. Isinya, si pemasang atas nama si Ok memesan nomor togel 47.13 x 6 (dua titik nomor dengan harga Rp 6 ribu per titik) dengan total harga Rp12 ribu, dan terdakwa juga memberikan diskon sebesar Rp2 ribu, dengan status belum dibayar. Uang tunai sebanyak Rp20 ribu itu juga ditemukan di kantong celana terdakwa.


Selanjutnya polisi menangkap terdakwa dan diproses lebih lanjut. Diketahui, terdakwa melihat nomor togel yang keluar melalui Google dengan menggunakan handphonenya setiap pukul 18.00 WIB. Pemasang togel dikatakan menang apabila nomor yang dipasang keluar, serta besaran dari hadiah berupa uang yang diterima apabila menang. Sementara untuk jadwal permainan judi togel Singapura ini keluar setiap hari Senin, Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu. Terdakwa tidak menyetorkan hasil penjualan nomor togel kepada orang lain dan biasanya memperoleh keuntungan setiap hari sebesar Rp70 ribu.


"Bahwa perbuatan yang dilakukan terdakwa tersebut bersifat untung-untungan dan tanpa izin dari pihak yang berwenang. Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dengan Pasal 303 ayat (1) ke-1 KUHPidana," pungkas JPU.


(adi)


loading...



×
Berita Terbaru Update