Ratusan Pegawai Kejati Sumbar Divaksin Covid-19

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 19 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
34.226 365 31.834 747
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Ratusan Pegawai Kejati Sumbar Divaksin Covid-19

Selasa, 16 Maret 2021 | 15:25 WIB Last Updated 2021-03-16T18:33:37Z
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kejati Sumbar, Selasa 16 Maret 2021. (adi hazwar)

MJNews.id - Sebanyak 350 pegawai Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar serta Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) menjalani penyuntikan vaksin terkait program vaksinasi Covid-19.


"Kegiatan ini bertujuan untuk menyukseskan program nasional dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.," kata Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar, Anwarudin Sulistiyono didampingi Asisten Intelijen Teguh Wibowo, Selasa 16 Maret 2021.


Ia memesankan agar jajaran Kejati sama-sama menyukseskan program pemerintah melakukan vaksinasi tersebut.


Menurutnya penyuntikan vaksin selain untuk melindungi diri sendiri, juga berguna untuk melindungi masyarakat yang mempunyai keperluan dengan kejaksaan. "Terutama bagi masyarakat yang mengakses pelayanan publik di Kejati Sumbar," katanya.


Anwarudin menyatakan vaksinasi tersebut adalah kali pertama diberikan di lingkup Kejati Sumbar.


Sementara Wakil Kepala Kejati Sumbar, Yasmon sebagai salah satu peserta vaksin mengatakan dirinya baik-baik saja dan tidak merasakan efek samping pascavaksin. “Alhamdulillah baik-baik saja, dampaknya tidak terasa sampai sekarang," katanya.


Penyuntikan dilakukan langsung di Kantor Kejati oleh dinas kesehatan yang bekerja sama dengan Dokkes Polda Sumbar, didahului dengan pemeriksaan serta pengecekan kesehatan penerima vaksin.


Dalam pelaksanaannya peserta vaksin dibagi menjadi empat kelompok utama untuk memastikan protokol kesehatan Covid-19. tetap berjalan dan kerumunan tidak terjadi.


Penyuntikan vaksin telah dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan masih berlangsung hingga sekitar pukul 15.00 WIB, untuk yang telah disuntik diobservasi selama 30 menit.


(adi)


loading...



×
Berita Terbaru Update