Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 9 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
39.166 506 35.581 855
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Setahun Penanganan Covid-19 di Padang Pariaman, 40 Pasien Positif Meninggal

Kamis, 04 Maret 2021 | 04:01 WIB Last Updated 2021-03-03T21:01:00Z
Paparan Kadis Kesehatan Padang Pariaman, Yutiardy Rivai pada talkshow dengan tema "Satu tahun evaluasi penanganan Covid-19 di Padang Pariaman" yang digelar Humas dan Protokoler, Rabu (3/3/2021). (humas)

MJNews.id - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman, Yutiardy Rivai menyebutkan sudah 40 pasien positif Covid-19 meninggal dunia selama satu tahun penanganan pandemi tersebut di daerah itu.


"Hingga saat ini, jumlah pasien positif Covid-19 di Padang Pariaman tercatat 1.136 orang, isolasi mandiri 11 orang, dan isolasi Pemda 11 orang. Jumlah pasien meninggal 40 orang dan pasien sembuh 1.069 orang," katanya pada talkshow dengan tema "Satu tahun evaluasi penanganan Covid-19 di Padang Pariaman" yang digelar Humas dan Protokoler, Rabu (3/3/2021).


Yutiardi mengungkapkan, kasus pertama Covid-19 di Padang Pariaman didapat pada 26 Maret 2020. Saat ini Padang Pariaman masih berada dalam zona kuning, yang berarti zona dengan risiko rendah.


Ia juga mengatakan, pentingnya kesadaran akan bahaya virus Covid-19 dengan selalu menjaga 5M, yaitu menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi aktivitas.


Dinas Kesehatan Padang Pariaman juga terus giat untuk selalu melakukan penyuluhan melalui media maupun penyuluhan langsung kepada masyarakat guna memutus rantai penyebaran Covid-19. "Salah satu usaha pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yaitu dengan mengadakan vaksinasi," ujarnya.


Ia menyebutkan pada 1 Februari 2021, pihaknya telah sukses melakukan penyuntikkan vaksin tahap pertama khususnya untuk tenaga kesehatan dan pejabat esensial di lingkungan pemerintah.


Kemudian, untuk tenaga kesehatan sudah dilakukan suntik kedua. Untuk tahap selanjutnya pihaknya akan mengadakan penyuntikan vaksin kepada ASN dan tenaga pengajar.


(sul)


loading...



×
Berita Terbaru Update