Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 9 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
39.166 506 35.581 855
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Soal MPP, DPRD Minta Pemko Padang Belajar ke Pemko Pekanbaru

Senin, 15 Maret 2021 | 19:45 WIB Last Updated 2021-03-15T20:12:14Z
Budi Syahrial.

 

MJNews.id - Anggota Komisi I DPRD Padang, Budi Syahrial meminta Pemko Padang belajar banyak dari Pemko Pekanbaru yang memperoleh predikat Mall Pelayanan Publik (MPP) dan Disdukcapil terbaik di Indonesia.


“Saya melihat, MPP Pekanbaru sudah melayani semua pelayanan perizinan termasuk pengurusan pasport di satu kantor MPP. Warga tidak lagi disulitkan mesti bolak-balik dari kantor ke kantor untuk mengurus perizinan. Warga cukup memasukkan permohonan seluruh tahapan diperoleh dengan komunikasi melalui email ataupun WA sampai keluarnya izin,” ucap Budi Syahrial, Senin 15 Maret 2021.


Budi Syahrial menjelaskan, pencapaian terbaik yang dibuat oleh Kota Pekanbaru tersebut merupakan bentuk komitmen tegas dari walikotanya kepada seluruh dinas terkait permasalahan perizinan agar tidak berbelit-belit dalam pelayanannya.


“Kenapa ini bisa terjadi di Pekanbaru, karena Walikotanya konsen menganggarkan dana untuk kepentingan pelayanan surat-surat keterangan dan lainnya. Alhasil, masyarakat terlayani dengan baik. Walikota Padang harus belajar banyak dari Walikota Pekanbaru,” jelasnya.


MPP dirancang bertujuan untuk melakukan perbaikan menyeluruh dan transformasi tata kelola pelayanan publik. Dengan menggabungkan berbagai jenis pelayanan pada satu tempat, maka akan memberikan kemudahan akses masyarakat dalam mendapat berbagai jenis pelayanan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada penyelenggara pelayanan publik.


Sementara Plt. Walikota Hendri Septa usai rapat paripurna bersama DPRD Padang menyampaikan pelayanan satu pintu di Padang tidak mempunyai kendala dan permasalahan, selalu dilakukan pengontrolan.


“Kita tidak mempunyai kendala dalam pelayanan satu pintu. Contohnya investasi, permasalahan yang timbul hanya dari masyarakat ketika investor melakukan penanaman modal. Jangan samakan kita dengan Pekanbaru yang masyarakatnya mendukung dalam investasi. Di sini perizinan kita permudah, dan kita terus menggalakkan investasi di Padang,” ucapnya.


(bim)


loading...



×
Berita Terbaru Update