Warga Bomas Koto Baru Ikuti Sosialisasi Pembangunan Septictank Komunal

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 19 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
34.226 365 31.834 747
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Warga Bomas Koto Baru Ikuti Sosialisasi Pembangunan Septictank Komunal

Rabu, 17 Maret 2021 | 02:45 WIB Last Updated 2021-03-17T21:13:39Z
Pj. Walinagari Bomas, Yuliherman (dua dari kiri), Kabid Perkim Disperkim & LH Solsel, Alvino Sendra saat sosialisasi pembangunan septictank komunal untuk nagari tersebut. (ist)

MJNews.id - Masyarakat Nagari Bomas Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu mengikuti sosialisasi rencana pelaksanaan kegiatan pengadaan septik tank komunal dari pihak Dinas Perumahan Pemukimanan (Perkim) & LH Solok Selatan (Solsel).


Sosialisasi yang dilaksanakan di aula kantor walinagari setempat itu menghadirkan Kabid Perkim Dinas Perkim & LH, Alvino Sendra, ST. MT, bersama timnya yang terdiri dari, Fitri Sadillah, S. KM, Darmawan, A. Md.


Sementara dari nagari, hadir Pj. Walinagari Yuliherman, Bamus, LPMN, tokoh masyarakat, kelompok pemuda, kelompok perempuan, perangkat nagari serta Bhabinkamtibmas, Bripka. Ricky Andrean, dan Babinsa Nagari, Serda (TNI) Irwandi. 


Pj. Walinagari Bomas, Yuliherman mengucapkan apresiasi pada Pemkab Solsel melalui Dinas Perkim & LH, yang sudah menjadikan nagari yang dipimpinnya sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program sanitasi lingkungan berbasis masyarakat dengan pembangunan septik tank komunal. 


"Alhamdulillah, masyarakat kami di Nagari Bomas Koto Baru, tahun ini kebagian jatah program pengadaan septic tank komunal," kata Yuliherman, Selasa 16 Maret 2021.


Dengan adanya pembuatan jamban atau pembangunan septic tank komunal ini, tentu masyarakat merasa sangat terbantu. Selain program ini langsung dikelola oleh kelompok swadaya masyarakat, juga sangat terbantunya masyarakat yang belum memiliki jamban di rumahnya. 


Muaranya tentu akan terwujudnya program pemerintah terkait ketersediaan sanitasi lingkungan bagi masyarakat, dan masyarakat tidak akan buang air besar lagi di sungai atau di beberapa anak sungai yang ada di nagari ini," harap Yuliherman. 


Sementara itu, Kabid Perkim Alvino Sendra, ST. MT, menjelaskan, pembuatan jamban atau septic tank di Nagari Bomas nantinya akan dilaksanakan dan dikelola langsung oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang sudah dibentuk. 

Tahun ini, Nagari Bomas Koto Baru, kebagian pembangunan septic tank untuk 5-10 Kepala Keluarga (KK) di lima titik pembangunan. Sedangkan anggaran pembangunannya bersumber dari DAK Pusat dengan anggaran sebesar Rp300 juta.


Fitri Sadillah maupun Darmawan usai kegiatan menambahkan, septic tank komunal nantinya akan dibangun di dekat pemukiman warga dan untuk 1 unit septic tank bisa menampung 5 sampai 10 keluarga, yang tentunya diperuntukkan bagi warga yang belum mempunyai jamban di rumahnya.


Dijelaskan Darmawan, proses pembangunan program ini hasil kolaborasi bersama warga dan pemerintah daerah dan nagari. Mulai dari perencanaan hingga pengoperasian dan pemeliharaan nantinya akan melibatkan masyarakat.


(aa/ems)


loading...



×
Berita Terbaru Update