Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 14 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
40.111 479 36.370 878
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Ajang Ekonomi Kreatif Payakumbuh Fashion and Food Festival Resmi Digelar

Senin, 19 April 2021 | 01:25 WIB Last Updated 2021-04-19T19:52:19Z

MJNews.id - Payakumbuh Fashion and Food Festival (PFFF) resmi digelar Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat di Kota Payakumbuh dan merupakan ajang pelaku ekonomi kreatif. Pembukaannya dilakukan Minggu 18 April 2021 sore, di Medan Nan Bapaneh Ngalau Indah Payakumbuh yang diharapkan dapat menggeliatkan kembali ekonomi bagi para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM di tengah pandemi yang kian mendera.


Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Novrial saat pembukaan itu, mengatakan, para pelaku kegiatan ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor yang terdampak karena pandemi Covid-19.


“Sesuai dengan arahan dari pusat dan gubernur, penanganan dan pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 dapat dilaksanakan sejalan. Karena itu, kita harus melaksanakan kegiatan ini di tengah pandemi yang masih terjadi. Namun kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya.


Menurutnya, kegiatan itu juga menampilkan fashion show baju kurung bertema Luak Limopuluah dan kuliner pabukoan gratis yang berasal dari 17 UMKM di kota itu dan merupakan gagasan pikiran dari anggota DPRD Sumbar, Nurkhalis.


“Dalam setiap kegiatan memang diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan ketat serta mendapatkan izin dari satuan tugas Covid-19. Selain kegiatan hari ini, di masa pandemi ini sudah ada beberapa gelaran acara yang digelar. Semua wajib memenuhi aturan yang berlaku terkait protokol kesehatan dan izin dari satgas. Sebelumnya di Payakumbuh sendiri telah ada dua kegiatan dilaksanakan dan semuanya berjalan lancar,” tambahnya.


Dikatakan, meski dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat, namun kegiatan-kegiatan seperti ini akan tetap dapat dinikmati masyarakat karena selain hadir di lokasi, pihaknya juga melakukan siaran langsung di media sosial. 


Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh Desmon Corina, menambahkan, pelaksanaan kegiatan telah memenuhi unsur CHSE, yakni Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).


“Semoga kegiatan ini dapat menggeliatkan kembali ekonomi para pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata di daerah kita ini,” ucapnya.


Anggota DPRD Provinsi Sumbar Nurkhalis, secara terpisah, mengatakan, bahwa pihaknya telah meminta kegiatan ini diusulkan dari 2020 lalu dan baru dapat terlaksana pada 2021 ini.


“Ini merupakan aspirasi sebagian masyarakat Kota Payakumbuh dan Limapuluh Kota. Makanya kami memilih kegiatan dilaksanakan di sini. Selain itu, pelaksanaan di Payakumbuh karena menilai daerah ini merupakan daerah yang kaya dengan kuliner dan telah melahirkan banyak para perancang ternama. Untuk itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pelaku kuliner dan para perancang busana untuk terus berkarya,” ujarnya.


(hms/yud)


loading...



×
Berita Terbaru Update