Akan Dikelola Negara, Ketua DPD RI Berharap TMII Lebih Profesional dan Modern
×

Adsense

MGID

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 29 Juli 2021


Positif Kasus Aktif Sembuh Meninggal
69.110 11.769 55.875 1.466
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Akan Dikelola Negara, Ketua DPD RI Berharap TMII Lebih Profesional dan Modern

Jumat, 09 April 2021 | 00:01 WIB Last Updated 2021-04-08T17:01:00Z

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

MJNews.id - Sebagai salah satu peninggalan era orde baru, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dikenal sarat informasi. Oleh karena itu, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, berharap pengelolaan salah satu destinasi terbaik di Jakarta itu bisa lebih profesional dan modern.


Pernyataan tersebut disampaikan LaNyalla menanggapi berpindahnya pengelolaan TMII yang selama 44 tahun dilakukan Yayasan Harapan Kita ke pemerintah melalui Kemensetneg. Hal itu tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2021 tentang TMII.


"Pengelolaan Yayasan Harapan Kita terhadap eksistensi TMII telah berhenti berdasarkasn Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2021 tentang TMII terkait pengaturan penguasaan dan pengelolaan TMII dilakukan oleh pemerintah/Kemensetneg. Tentu kita berharap pengalihan ini akan membuat TMII lebih baik," tutur Senator asal Jawa Timur itu, Kamis 8 April 2021.


Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur itu menjelaskan, dalam Keppres Nomor 51 Tahun 1977, TMII disebut merupakan milik negara, hanya pengelolaannya diberikan kepada Yayasan Harapan Kita.


"Diharapkan ke depan pemerintah mampu membuat angin perubahan pengelolaan TMII lebih profesional dan modern, menjadi sarana rekreasi edukatif dan menghibur," harapnya. 


Mantan Ketua Umum PSSI itu menambahkan, TMII peninggalan zaman orde baru sarat dengan informasi-informasi tentang ke-Indonesiaan.


"Jika dikelola dengan manajemen yang profesional TMII dapat menjadi magnet yang mendatangkan pengunjung dan menghidupkan berbagai aspek," katanya.


(rls/eds)

loading...

Iklan Kiri Kanan



Iklan Adsense

×
Berita Terbaru Update