Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 14 Juni 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
47.885 622 43.496 1.089
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Berkekuatan M 6,1 SR, Ketua DPD RI Sampaikan Duka untuk Gempa Malang

Sabtu, 10 April 2021 | 19:45 WIB Last Updated 2021-04-10T13:52:22Z
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti bersama rombongan saat melakukan ziarah ke makam pejuang Sentot Alibasya Mushtofa Prawirodirjo di Jalan Bajak, Teluk Segara, Bengkulu, Sabtu 10 April 2021.

MJNews.id - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyampaikan duka untuk musibah gempa yang terjadi di Kabupaten Malang, Jawa Timur. LaNyalla berharap pemerintah daerah tanggap bencana dan segera membantu korban.


Gempa bermagnitudo 6,1 skala richter yang berpusat di Kabupaten Malang, Sabtu 10 April 2021, juga dirasakan warga Blitar.


"Untuk seluruh korban gempa Malang, saya menyampaikan duka yang mendalam. Semoga para korban dan seluruh masyarakat selalu diberikan kekuatan dalam menghadapinya," tutur LaNyalla.


Menurut Senator asal Jawa Timur itu, dalam kondisi seperti ini pemerintah harus segera hadir di tengah-tengah masyarakat.


"Pemerintah daerah harus tanggap terhadap bencana. Ambil langkah cepat untuk segera membantu pemulihan. Inventaris kerugian yang dialami," tuturnya.


LaNyalla yang tercatat sebagai alumnus Universitas Brawijaya Malang, mengatakan pemulihan bukan hanya sebatas infrastruktur.


"Pemerintah harus cari tahu, adakah masyarakat yang terdampak secara psikis. Kalau ada segera pulihkan," katanya.


Sebelumnya, gempa yang mengguncang Malang disebut berkekuatan magnitudo (M) 6,7. Dalam keterangan tertulisnya, BMKG melaporkan gempa tersebut terjadi pada Sabtu (10/4/2021) pukul 14.00 WIB. Titik koordinat gempa berada di 8,95 Lintang Selatan dan 112,48 Bujur Timur.


Belakangan, BMKG meng-update data gempa menjadi M 6,1. Gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.


(rls/eds)


loading...

Iklan Kiri Kanan





×
Berita Terbaru Update