Bupati Suhatri Bur Lantik TP PKK Padang Pariaman

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 19 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
34.226 365 31.834 747
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Bupati Suhatri Bur Lantik TP PKK Padang Pariaman

Rabu, 07 April 2021 | 10:26 WIB Last Updated 2021-04-07T18:49:37Z
Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur melantik pengurus TP PKK daerah itu, Selasa 6 April 2021. (humas)

MJNews.id - Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur melantik pengurus TP-PKK masa bakti 2021-2024 sekaligus Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IX TP-PKK daerah itu, dan Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-49, Selasa 6 April 2021 di Hall IKK Parik Malintang.


Dia mengatakan, 10 program TP-PKK juga selaras untuk meningkatkan pendidikan dan perekonomian, meningkatkan ketahanan keluarga dan membentuk karakter anak, meningkatkan derajat kesehatan, dan meningkatkan pengelolaan TP-PKK itu sendiri.


"Program TP-PKK tertuang dalam misi membangun Padang Pariaman yang bertujuan untuk meningkatkan pembentukan karakter keluarga melalui beberapa kegiatan dalam rangka pengamalan nilai-nilai Pancasila. TP-PKK yakninya organisasi kemasyarakatan yang merupakan mitra pemerintah daerah untuk kemajuan dan kesejahteraan," katanya.


Dalam membuka Rakerda IX TP-PKK Kabupaten Padang Pariaman dan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-49 2021, Wakil Bupati Rahmang mengatakan, pelaksanaan Rakerda dan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK, merupakan tindak lanjut program atau kegiatan reguler Tim Penggerak PKK di setiap tingkatan. Mulai dari rapat kerja PKK dan peringatan Hari Kesatuan PKK tingkat nasional, provinsi dan tingkat kabupaten yang bertujuan menghasilkan konsulidasi tentang rencana-rencana strategis yang nantinya dituangkan dan diimplementasikan dalam program atau kegiatan tahunan.


“TP PKK memiliki peluang yang besar untuk berkontribusi dalam pelaksanaan pembangunan. Kehadiran organisasi di setiap tingkatan sangatlah dibutuhkan dan strategis dalam memberikan motivasi atau dorongan serta ide-ide kreatif kepada stakeholder pembangunan," katanya.


Baik kepada pemerintah maupun kepada mitra pemerintah dan masyarakat. Kunci sukses penyelenggaraan urusan pembangunan tidak terlepas dari ketersediaan dan kesiapan sumberdaya manusianya, perencanaan strategis dan berkelanjutan, tim kerja yang solid, serta partisipasi aktif masyarakat.


"Pemkab berterima kasih kepada Ketua TP PKK beserta jajarannya yang telah menyelenggarakan Rakerda ini. Tujuan utama pelaksanaan Rakerda ini adalah dalam rangka integrasi penyamaan persepsi dan pernyataan komitmen antar pelaku program dalam melahirkan program kerja tahunan, yang lebih profesional, cerdas dan tentunya sesuai dengan yang dibutuhkan oleh masyarakat," ungkapnya.


Ketua TP-PKK Yusrita Suhatri Bur mengatakan, Rakerda IX kali ini mengangkat tema kemitraan dan sinegritas menjadi kunci dalam mewujudkan keluarga berdaya dan sejahtera. "Hal ini mengandung makna bahwa salah satu tujuan gerakan PKK, yaitu keluarga yang berdaya dan sejahtera. Keluarga yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas dan taraf hidup, baik dari aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial budaya. Demi mewujdukan itu semua diperlukan peran berbagai pihak," katanya.


Menurutnya, sinegritas dan kemitraan sesungguhnya merupakan perwujudan akar budaya bangsa. Semangat gotong royong sehingga sangat tepat tema Rakerda IX ini bertumpu pada semangat gotong royong agar sasaran yang hendak dicapai, keluarga dan masyarakat yang maju, mandiri, sejahtera dapat diwujudkan bersama. Salah satu bentuk adanya semangat gotong royong dan kepedulian sesama, penanganan Covid-19, stunting dan sebagainya.


Ia menambahkan, saat ini gerakan PKK semakin berkembang dengan program yang turut menjadi solusi permasalahan bangsa. Sejak merebaknya pandemi Covid-19, kader PKK bekerjasama dengan berbagai pihak telah aktif melakukan kampanye protokol kesehatan dengan gerakan 3M, pemberian bantuan makanan bergizi bagi masyarakat terdampak pandemi, serta gebrakan masker yang dilakukan sejak awal pandemi hingga saat ini.


(rls/aa)


loading...



×
Berita Terbaru Update