Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 9 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
39.166 506 35.581 855
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Dua Anggota Geng Motor Sidang Perdana di PN Padang

Rabu, 21 April 2021 | 02:00 WIB Last Updated 2021-04-20T19:00:00Z

 


MJNews.id - Dua terdakwa yang ditengarai adalah anggota geng motor menjalani sidang pertamanya di Pengadilan Negeri Padang, Selasa 20 April 2021.


Dalam dakwaan, JPU Sandra Octharini menyebutkan, kejadian berawal pada Minggu 10 Januari 2021, sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu saksi Belantara Piero dan saksi Wahyu Afandi melihat orang memancing di dekat Simpang Alai Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara.


Piero yang waktu itu membawa sepeda motor memarkirkan kendaraannya di depan Toko Boba. Selanjutnya, sekitar pukul 04.30 WIB saksi Belantara Piero dan saksi Wahyu Afandi melihat sekitar 20 orang laki-laki yang membawa samurai dan senjata tajam mengendarai sepeda motor secara bergerombolan.


Gerombolan tersebut kemudian menghadang beberapa pengendara motor yang melintas di dekat Simpang Alai tersebut. Selanjutnya mereka mengendarai sepeda motor ke arah saksi Piero dan saksi Wahyu, dan mereka mengacungkan senjata tajamnya, dan berhasil melukai Saksi Wahyu.


Kemudian Piero dan Wahyu berboncengan dengan sepeda motor milik Piero, lalu mengusir para pelaku. Setibanya di Simpang Pasar Alai, dekat rel kereta api Alai, Piero dan Wahyu turun dari sepeda motor dan pada saat berdiri di samping sepeda motor tersebut, dua orang dari gerombolan tersebut mendatangi mereka berdua sambil mengacungkan senjata tajam dan menggertak saksi.


Karena ketakutan saksi Piero dan saksi Wahyu berlari mundur menghindari mereka, namun pada saat itu dua pelaku tersebut, yaitu terdakwa Reza Rianto dan terdakwa Rifaldi Saputra (dakwaan terpisah) mengambil sepeda motor Honda Beat milik Piero dan pergi membawa sepeda motor tersebut.


Selanjutnya sekitar pukul 07.30 WIB, pada saat hendak melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib, Piero dan Wahyu melihat sepeda motor milik Piero di Simpang Pasar Alai dekat rel kereta api terparkir di pinggir jalan.

Selanjutnya Piero mengecek kondisi sepeda motornya, kunci sepeda motor tersebut diletakkan di dalam saku depan sepeda motor, sedangkan knalpot, aki dan lampu-lampu sepeda motor tersebut sudah raib.


JPU mengatakan, bahwa akibat perbuatan terdakwa, Belantara Piero mengalami kerugian sebesar Rp2,6 juta. Disebutkan juga, perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 365 ayat (2) ke- 2 KUHP.


(why/adi)


loading...



×
Berita Terbaru Update