Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 12 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
40.017 502 36.244 878
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Dua Tempat Ini Ditetapkan Jadi Pasar Pabukoan di Kota Pariaman

Rabu, 14 April 2021 | 00:23 WIB Last Updated 2021-04-14T06:49:33Z

MJNews.id - Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman, menetapkan dua lokasi pelaksanaan pasar ‘pabukoan’ atau takjil selama bulan suci Ramadhan guna mempermudah warga dalam menemukan minuman dan makanan pembuka saat berbuka puasa.


Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Pariaman, Gusniyetti Zaunit di Pariaman, Senin 13 April 2021, mengatakan, satu di area parkir Lapangan Merdeka dan satu lagi area parkir Pasar Kurai Taji.


Menurut dia, setidaknya masing-masing lokasi pasar takjil tersebut terdapat 15 sampai 30 pedagang. Pasar tersebut akan dibuka mulai dari pukul 16.00 WIB sampai dengan waktu berbuka puasa.


Di pasar takjil tersebut warga dapat memilih hidangan untuk berbuka puasa mulai dari minuman hingga makanan baik yang kekinian maupun tradisional yang dapat menggugah selera dengan harga terjangkau.


Ia mengatakan sebelum pedagang berjualan pihaknya menyosialisasikan terkait makanan dan minuman yang sehat kepada pedagang di pasar takjil tersebut.


“Nanti kami bersama Bedan Pengawas Obat dan Makanan akan memeriksa keamanan takjil yang dijual tersebut,” katanya.


Ia menyampaikan meskipun pihaknya menetapkan dua lokasi pasar takjil namun dalam penerapannya diberlakukan protokol kesehatan agar tidak terjadi penyebaran Covid-19.


“Pedagang dan pembeli harus pakai masker, terapkan protokol kesehatan,” ujarnya.


Pada tahun sebelumnya Pemkot Pariaman meniadakan pasar takjil karena pandemi Covid-19 namun pedagang memaksakan diri berjualan sehingga harus diterapkan jarak untuk pedagang.


Diketahui spesifik penjualan takjil di dua pasar tersebut hampir sama yaitu makanan dan minuman kekinian dan tradisional namun di pasar takjil di Kurai Taji terdapat pedagang yang menjual lontong gulai tunjang yang merupakan salah satu kuliner khas daerah itu.


(hms/aa)


loading...



×
Berita Terbaru Update