Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 14 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
40.111 479 36.370 878
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Guru dan Pelayan Publik Ulakan Tapakih Divaksin Covid-19

Rabu, 14 April 2021 | 07:00 WIB Last Updated 2021-04-14T00:00:00Z
Staf Camat Ulakan Tapakih, Anesa Satria mengikuti vaksinasi di Puskesmas Ulakan, Padang Pariaman yang dikhususkan bagi guru dan pelayan publik. (ist)

MJNews.id - Dalam rangka mendukung program pemerintah memutus mata rantai penyebaran corona virus deseases 2019 (Covid-19), dan mendukung kelancaran pelaksanaan pembelajaran tatap muka, seluruh guru dan pegawai di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Padang Pariaman mengikuti vaksinasi.


Waka Bidang Humas MTsN 5 Padang Pariaman, Irmeliza mengatakan, pemberian vaksin Covid-19 kepada guru dan pegawai, juga bersamaan dengan guru dari SMP 3 Ulakan Tapakih dan beberapa petugas pelayanan publik, di Puskesmas Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakih pada Senin 12 April 2021.


Dalam kesempatan itu, Kepala MTsN 5 Padang Pariaman, Lismaini Amir mengatakan pelaksanaan vaksinasi menjadi kewajiban bagi guru dan pegawai.


"Kita akan melakukan pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran baru dengan menerapkan protokol kesehatan. Sebelumnya, ada 2 guru yang sudah lebih dulu divaksinasi karena akan melaksanakan ibadah haji pada tahun ini," kata dia.


“Meskipun sudah divaksin, kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Serta senantiasa menjaga kondisi kesehatan dan kebugaran tubuh, dengan menerapkan pola hidup sehat. Terutama lagi, karena melaksanakan ibadah puasa Ramadhan 1442 H," ujar Lismaini Amir.


Senada dengan itu, Kepala Puskesmas Ulakan, Wiwiek Else Loraina menjelaskan, jumlah seluruhnya yang divaksin adalah 39 orang. Sebanyak 22 orang di antaranya adalah guru dan pegawai dari MTsN 5 dan sisanya berasal dari SMP 3 dan staf Kantor Camat Ulakan Tapakih serta beberapa masyarakat setempat.


"Ini merupakan pemberian vaksinasi Covid-19 tahap pertama untuk kelompok pelayanan publik dan guru. Selanjutnya, 10 Mei nanti akan dilaksanakan vaksinasi tahap kedua. Di saat tahap pelaksanaan vaksinasi, ada beberapa orang peserta terpaksa harus ditunda pemberian vaksinnya. Hal itu dikarenakan, setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan kondisi kesehatannya kurang baik dan terdapat penyakit bawaan (kormobid)," tutup Kepala Puskesmas yang akrab dipanggil Cece itu.


Diketahui, pelaksanaan vaksinasi di masing-masing kecamatan merupakan tindak-lanjut dari Surat Bupati Padang Pariaman No.443/255/Dinkes/III/2021 tanggal 12 Maret 2021, tentang pemberian vaksin Covid-19 kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan petugas pelayanan publik. 


Dalam surat yang dialamatkan kepada kepala perangkat daerah, camat dan kepala Puskesmas itu ditegaskan kepada masing-masing kepala perangkat daerah, untuk mengkoordinir pendataan peserta vaksinasi di jajarannya, termasuk guru dan walinagari beserta perangkatnya. 


Dan kepada camat dan kepala puskesmas untuk melaksanakan vaksinasi di wilayahnya, pada Maret sampai Juni, sesuai alokasi distribusi vaksin Covid-19 tahap 2 termin I, yang diperuntukkan kepada kelompok pelayanan publik.


(dam/aa)


loading...



×
Berita Terbaru Update