Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 14 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
40.111 479 36.370 878
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Ini Larangan dan Ketentuan Ibadah Ramadhan 1442 H dari Kemenag Solsel

Rabu, 14 April 2021 | 19:25 WIB Last Updated 2021-04-14T13:18:06Z
Kasi Zakat dan Wakaf Kemenag Solok Selatan, Syafra Haradi, S.Ag, MM.

MJNews.id - Pelaksanaan ibadah Ramadhan tahun ini, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Solok Selatan (Solsel) selain menyampaikan beberapa poin penting terkait Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 03 Tahun 2021 Tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idulfitri Tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi juga bakal melakukan berbagai kegiatan, dalam rangka mewujudkan peribadatan kalangan ASN di lingkungan Kemenag Solsel. 


"Ada beberapa kegiatan di kalangan ASN Kemenag Solsel pada tahun ini, di antaranya tadarus dan kegiatan kultum," kata Kakan Kemenag H. Syamsuir didampingi Kasi Zakat dan Wakaf Syafra Haradi, S.Ag., MM, Rabu 14 April 2021.


H. Syamsuir menjelaskan, di tengah wabah pandemi Covid-19 yang masih terjadi tahun ini, ada beberapa larangan dan ketentuan yang mesti dipatuhi masyarakat saat ibadah berjamaah di masjid maupun di mushalla. 


Secara pasti jamaah atau pengurus harus membersihkan masjid, surau/mushalla dan menyediakan hand sanitizer atau sabun pencuci tangan di tempat wudhu. Selain itu juga diminta untuk memasang spanduk/baliho “MARHABAN YA RAMADHAN” mari kita tingkatkan usaha dan doa semoga Ramadhan penuh berkah dan dijauhkan dari wabah," katanya.


Selain itu, pengelola zakat fitrah dan zakat mal diharapkan pelaksanaannya dimulai sejak awal Ramadhan, untuk menghindari keramaian dan tetap mengikuti protokol kesehatan serta membangun kerja sama dengan jamaah untuk bersama-sama meringankan beban ekonomi bagi jamaah yang kurang mampu atau terdampak Covid-19.


Ditambahkan Kasi Zakat dan Wakaf Syafra Haradi, S. Ag., MM, bahwa mulai 1 Ramadhan setiap ASN di lingkungan Kemenag Solsel diwajibkan melaksanakan tadarus setiap harinya sedikitnya satu jus satu hari per orang. 


Tercatat 180 orang ASN di lingkungan Kemenag ini akan dikelompokkan 30 orang setiap kelompoknya. 


"Masing-masing ASN dikelompokkan 30 orang dalam satu group tadarus, dan pada akhirnya setiap anggota kelompok tersebut pasti akan khatam Al-quran nantinya," kata Syafra Haradi yang merupakan penanggungjawab tadarus online.


Pelaksanaan tadarus secara online dan dilaporkan setiap harinya itu, menurut Syafra, sangat dibutuhkan keseriusan ASN dalam menjalankan amanah serta menjadi motivasi diri untuk lebih meningkatkan ibadah masing-masing ASN selama bulan suci ini," harap Syafra.


Selain itu, ada juga kegiatan lain yang dilaksanakan oleh ASN, khususnya yang ada di Kantor Kemanag Solsel. Artinya selama 17 hari kegiatan pada Ramadhan tahun ini, seluruh ASN di Kemenag itu mempunyai tugas atau harus melaksanakan kegiatan, menjadi Muazin, Imam dan Penceramah kuliah tujuh menit (Kultum). 


"Seluruh ASN yang ada di Kemenag akan melaksanakan tugas sebagai Muazim, menjadi imam dan pemberi ceramah kultum setiap selesai azan zhuhur, selama 17 hari," kata Syafra. 


"Kegiatan ini akan menjadi budaya dan kebiasaan bagi ASN jajaran Kemenag setiap Ramadhan dan di hari-hari biasa," pinta Syafra Haradi.


(afa)


loading...



×
Berita Terbaru Update