Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 14 Juni 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
47.885 622 43.496 1.089
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Kader TP-PKK Desa se-Kota Pariaman Ikuti Lomba Menata Bunga

Sabtu, 10 April 2021 | 15:25 WIB Last Updated 2021-04-10T14:00:29Z
Tim I Juri, Mulyadi (kiri) saat penilaian taman bunga OPD di Pantai Kata, Jumat 9 April 2021. (humas)

MJNews.id - Lomba Menata Tanaman Bunga yang diikuti kader TP-PKK Desa/Kelurahan bertempat di kawasan Pantai Kata dimulai Sabtu 10 April 2021 pagi.


Lomba Menata Tanaman Bunga merupakan lomba untuk menata, menyusun, merangkai, menanam bunga pada media tanam yang dilakukan dengan kratif, inovatif, unik dan memiliki kekhasan.


Lomba ini merupakan rangkaian pada acara Festival Bunga, Expo Produk Unggulan Dan Pariaman Culture Everyweek Tahun 2021 yang dibuka langsung oleh Walikota Pariaman, Genius Umar pada Jumat 9 April 2021.


Tim Juri I, Mulyadi mengatakan bahwa peserta yang mengikuti lomba menata tanaman bunga ini merupakan perwakilan dari kader TP-PKK Desa/Kelurahan yang diikuti oleh dua orang dimasing-masing Desa/Kelurahan. 


Peserta juga diminta agar memunculkan kreativitas, inovasi untuk menata bunga dengan jenis tanaman apa saja sesuai kebutuhan dan selera masing-masing.


“Selain itu, dari hasil menata tanaman bunga ini harus ada keberlanjutan. Setelah lomba ini selesai, bunga ini masih bisa dimanfaatkan dan dipergunakan sehingga mempunyai manfaat dan usia yang lama”, ujarnya.


Mulyadi juga menjelaskan bahwa kriteria penilaian pada lomba ini yakni inovasi dan kreatifitas dengan nilai 35 persen, keindahan, keselarasan dan keserasian dengan nilai 35 persen dan untuk memiliki nilai manfaat lama atau berkelanjutan serta rencana lokasi penempatan, misal kantor/taman desa dengan nilai 30 persen.


“Sementara bahan dan peralatannya sendiri adalah jenis tanaman hidup bebas seperti : tanaman hias, tanaman obat, tanaman buah. Untuk media tanaman bebas, ukuran space minimal 1,5 x 2 m2 dengan menggunakan material alami/ramah lingkungan atau daur ulang serta memberi label atau judul hasil karya dengan nama yang menarik”, sebutnya.


Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa pada penilaian nantinya, diharapkan pada peserta hanya satu orang yang menunggu pada stan tersebut karena nantinya ada pertanyaan yang akan diajukan oleh tim juri.


(hms/aa)


loading...

Iklan Kiri Kanan





×
Berita Terbaru Update