Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 9 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
39.166 506 35.581 855
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Kunjungi Sandiaga Uno, Bupati Padang Pariaman Usulkan Pengembangan Destinasi Wisata Unggulan

Rabu, 14 April 2021 | 02:26 WIB Last Updated 2021-04-14T10:39:29Z

MJNews.id - Demi meningkatkan destinasi wisata di daerah, Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, S.E., M.M. menyambangi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) yang disambut langsung oleh Menteri Sandiaga Uno, Selasa 13 April 2021, di Jakarta.


Dalam kunjungan tersebut, Bupati Suhatri Bur mengatakan, Padang Pariaman merupakan pintu gerbangnya Sumatera Barat yang terdiri dari 17 kecamatan di mana 6 kecamatan dilalui oleh pesisir pantai dan 11 lainnya berada pada perbukitan yang memiliki banyak destinasi wisata diantaranya Lubuk Nyarai yang telah memiliki sertifikat tracking nomor satu di dunia, kemudian 72 destinasi wisata yang sudah digarap namun masih setengah penggarapannya. Oleh sebab itu dari sekian banyak destinasi wisata tersebut ada destinasi wisata yang sangat besar keuntungannya jika lebih dikembangkan secara baik lagi.


“Sumatera Barat memiliki komitmen bahwa salah satu penunjang PAD yakninya sektor pariwisata. Padang Pariaman telah tiga kali pemekaran, pemekaran pertama Kepulauan Mentawai, ini merupakan termasuk wisata yang dibanggakan, selanjutnya Kota Pariaman. Beberapa penunjang wisata yang sangat tinggi yang perlu diperhatikan di antaranya, di sebelah bandara ada Muara Anai yang berpotensi, dahulunya kita sudah berkomitmen dengan Wakil Gubernur sebelumnya akan menjadikan Muara Anai ini sebagai wisata air yang nantinya juga akan dibuat pelabuhan untuk memudahkan transportasi ketika wisatawan lokal maupun mancanegara yang hendak ke Pariaman, Pulau Mandeh maupun Kepulauan Mentawai. Oleh karenanya, kami berharap agar cita-cita ini dapat diwujudkan,” terangnya.


Ia juga menyebutkan, Padang Pariaman juga memiliki kawasan wisata religius yang terbesar di Sumatra karena setiap tahunnya pada bulan safar jumlah pengunjung bisa mencapai satu juta yaitu Makam Syekh Burhanudin yang merupakan tempat asal berkembangnya agama Islam di Minangkabau. Tahun lalu, Padang Pariaman telah menerima bantuan sebesar Rp 140 miliar dan sudah digunakan oleh PUPR, tapi karena pandemi Covid-19, belum sempat dilaksanakan. Oleh karenanya, sekarang mengajukan lagi menjadi Rp 144 miliar, sehingga ini bisa difinalkan dan melanjutkan membangunan objek wisata ini.


“Destinasi wisata ketiga Padang Pariaman juga memiliki wisata pantai yang berbeda dari yang lain, yakninya Pantai Tiram yang juga memiliki kawasan wisata kuliner yang dilewati oleh Muara Tapakis dan di baliknya ada pantai. Tahun lalu memperoleh DAK Rp 1,2 miliar yang digunakan untuk menyelesaikan master plan dan beberapa hal pokok yang dilakukan. Seandainya Kementerian Pariwisata memberikan Rp 6 milyar saja, itu akan digunakan untuk membuat jembatan seperti Jembatan Ampera Sungai Musi menuju pantai yang sudah dikemas dan ditanami gaharu. Juga sebelumnya kawasan Pantai Tiram ini juga pernah menjadi pembukaan Tour de Singkarak yang ketiga. Tinggi harapan kami karena ada pantai, kuliner dan muara sehingga bisa dijadikan wisata air tawar dan laut.


Pada kesempatan ini, Bupati Padang Pariaman juga menyerahkan propsal terkait pembangunan dan perkembangan wisata di Kabupaten Padang Pariaman.


(rls/aa)


loading...



×
Berita Terbaru Update