Menteri Perdagangan Pastikan Revitalisasi Pasar Bawah Bukittinggi

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 17 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.933 375 31.678 741
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Menteri Perdagangan Pastikan Revitalisasi Pasar Bawah Bukittinggi

Selasa, 06 April 2021 | 13:00 WIB Last Updated 2021-04-06T06:00:00Z
Mendag Muhammad Lutfi bersama Anggota DPR RI, Andre Rosiade meninjau Pasar Bawah Bukittinggi, terkait penerimaan revitalisasi pasar rakyat dan harga barang kebutuhan pokok, Senin 5 April 2021. (ist)

MJNews.id - Kementerian Perdagangan Republik Indonesia memastikan akan melakukan revitalisasi Pasar Bawah Bukittinggi, setelah peninjauan langsung oleh Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi, Senin 5 April 2021.


Saat peninjauan itu, Menteri Perdagangan didampingi oleh Anggota DPR RI, Andre Rosiade dan Gubernur Sumbar, Mahyeldi. Selain memastikan revitalisasi, Menteri Perdagangan juga memastikan harga bahan pokok masih stabil jelang masuknya bulan Ramadhan.


Menteri Perdagangan Lutfi, mengatakan, kementerian perdagangan terus berupaya memperkuat pasar rakyat melalui program revitalisasi pasar rakyat. Dengan program ini, pasar rakyat akan memiliki fasilitas penunjang yang lebih baik untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.


"Perekonomian Indonesia tidak terhindar dari pandemi Covid-19. Pasar rakyat turut merasakan dampaknya. Untuk itu, pemerintah terus berupaya memperkuat pasar rakyat melalui revitalisasi fisik dan manajemen pengelolaan guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional," kata Lutfi, saat meninjau Pasar Bawah Bukittinggi.


Lutfi mengatakan, setelah peninjauan ini pihaknya akan berkoordinasi dengan kementerian teknis terkait untuk membahas rencana revitalisasi, anggaran, dan desain yang layak.


Sebab, program ini mendapat perhatian serius pemerintah, karena peran strategis pasar rakyat sebagai penggerak perekonomian regional dan nasional. Sekaligus wadah interaksi sosial budaya masyarakat sekitar.


"Dengan pembangunan dan revitalisasi pasar baik secara fisik maupun manajemen pengelolaannya, bisa meningkatkan kapasitas pedagang melalui program sekolah pasar," ujar Lutfi.


Dikatakan, untuk tahun ini program revitalisasi sebanyak 119 pasar, sementara pada tahun lalu, pihaknya telah merevitalisasi 120 pasar rakyat yang menggunakan dana tugas pembantuan.


Setelah direvitalisasi, pasar rakyat diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para pedagangnya. Selain itu diharapkan juga mampu berperan sebagai penyangga ketersedian bapok, sehingga nantinya akan menjadi barometer stabilitas harga pangan di tingkat nasional.


"Kenaikan transaksi dari pasar yang nyaman dan sudah direnovasi dengan memenuhi SNI pasar rakyat dan protokol kesehatan diharapkan bisa meningkat," katanya.


Sementara itu Anggota DPR RI, Andre Rosiade, mengatakan, dirinya sengaja mendampingi Mendag Lutfi, karena ada dua kegiatan penting yang akan menguntungkan Sumbar. Pertama, revitalisasi Pasar Bawah Bukittinggi, dan kedua rehabilitasi Pasar Fase VII Pasar Raya Padang.


"Alhamdulillah Pak Mendag sudah oke membangun dua pasar yang sudah tak layak pakai. Besok (hari ini, Red) kita juga akan tinjau Pasar Raya Padang," kata Andre.


Harga Barang Kebutuhan Pokok Terjaga

Mendag Lutfi memastikan agar harga barang kebutuhan pokok (Bapok) tetap stabil dan pasokannya lancar saat menjelang Ramadhan. Hasil pantauan di Pasar Bukittinggi, secara umum harga Bapok stabil dan komoditas seperti beras, gula, dan tepung terigu tidak mengalami perubahan harga dari bulan lalu.


"Prediksi kenaikan permintaan komoditas Bapok di Sumbar jelang puasa akan dibarengi upaya pasokanya lancar, sehingga tidak akan terjadi gejolak harga," kata Lutfi.


Pasar Bawah Bukittinggi, tidak ada kenaikan harga sejumlah Bapok, seperti beras, gula, tepung terigu, daging sapi, dan bawah merah dibanding mingu lalu. Komoditas harganya tetap dibanding minggu lalu, yakni, beras medium Rp10.000/ kg, beras premium Rp13.000/kg, gula pasir Rp13.000/kg, tepung terigu Rp9.000/kg dan kedelai Rp12.000/kg. 


Harga minyak goreng curah terpantau Rp12.600/liter, minyak goreng kemasan Rp15.000/liter. Untuk daging saping terpantau Rp130.000/kg, atau tetap dibanding minggu lalu, begitu juga dengan bawang merah Rp28.000/kg dan bawang putuh Rp26.000/kg. Daging ayam ras Rp35.000/kg (turun 0,83persen). Sementara itu, harga komoditas yang terpantau naik dibanding minggu lalu adalah telur ayam ras Rp24.000/kg (naik 7,14 persen), cabai merah keriting Rp50.000/kg (naik 6,38 persen).


(***)


loading...



×
Berita Terbaru Update