Penumpang Kapal Laut Terapkan GeNose C-19

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 22 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
35.202 433 32.188 762
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Penumpang Kapal Laut Terapkan GeNose C-19

Selasa, 06 April 2021 | 18:01 WIB Last Updated 2021-04-06T11:01:00Z
Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub, Laut, R. Agus H. Purnomo saat meneliti kelengkapan alat GeNose C-19 saat peluncurkan penerapan GeNose C-19 kepada calon penumpang kapal laut di Pelabuhan Tanjung Priok, akhir pekan lalu. (kemenhub)

MJNews.id - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, meluncurkan penggunaan GeNose C-19 sebagai salah satu syarat perjalanan bagi penumpang transportasi laut di masa pandemi Covid-19. 


Kabag Organisasi dan Humas Ditjen Hubla Wisnu Wardana di Jakarta, Senin 5 April 2021, menyebutkan, Dirjen Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo secara resmi telah meluncurkan penerapan GeNose C19 di Pelabuhan Tanjung Priok, akhir pekan lalu.


Menurutnya, hal ini diatur dalam Surat Edaran (SE) 25 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Laut Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease (COVID 19) sebagai tindaklanjut Surat Edaran (SE) Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 12 Tahun 2021.


Dirjen Agus saat peluncuran mengatakan alat tes GeNose C-19 mulai digunakan sebagai salah satu alternatif pemeriksaan kesehatan yang menjadi syarat perjalanan penumpang transportasi darat, selain Ke reta Api, kemudian diterapkan pada moda transportasi laut.


“Launching penggunaan alat tes GeNose C-19 di Pelabuhan Tanjung Priok ini sekaligus pertanda dimulainya penggunaan alat tes GeNose-19 di sektor transportasi laut. Sebagaimana kita ketahui bersama alat tes GeNose C-19 ini hasil pengembangan para peneliti UGM yang memiliki kemampuan mendeteksi virus corona yang berada di tubuh manusia dalam waktu cepat. Hanya butuh beberapa menit hasil tes sudah dapat diketahui apakah positif atau negatif Covid-19,” ujarnya.


Menurutnya, penggunaan Genose C19 saat ini baru diterapkan di Pelabuhan Tanjung Priok dan menyusul akan diterapkan secara bertahap di pelabuhan lainnya.


Dirjen Agus menjelaskan beberapa keunggulan GenNose C19 yaitu efisiensi waktu karena hasilnya keluar dengan cepat serta melakukan deteksi dan memiliki akurasi tinggi. Selain itu, penggunaan alat ini jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan tes usap PCR.


Dikatakan, penggunaan alat ini bertujuan untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan dalam kebiasaan baru bagi terciptanya kehidupan yang produktif dan aman dari Covid-19, mencegah terjadinya peningkatan penularan Covid-19, melakukan pembatasan pelaku perjalanan pengguna moda transportasi darat, laut, udara sebagaimana tercantum dalam Surat Edaran (SE) Nomor 12 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).


Dirjen Agus menyatakan, penggunaan alat tes GeNose C-19 telah menunjukan hasil yang baik saat diterapkan di Pelabuhan Tanjung Priok dalam rangka uji coba yang dilakukan pada penumpang moda transportasi laut menggunakan kapal milik PT Pelni. 


“Uji coba ini merupakan hasil koordinasi dengan pihak-pihak terkait diantaranya Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Pelabuhan Tanjung Priok, Balai Kesehatan Kerja Pelayaran, PT Pelindo II (Persero) Cabang Tanjung Priok, PT Pelni (Persero), dan Korsorsium UGM terkait persiapan uji coba alat tes GeNose C-19,” tuturnya. 


Menurutnya, persiapan uji coba alat tes GeNose C-19 juga telah dilakukan studi banding terkait penggunaan alat tes GeNose C-19 pada moda transportasi darat (kereta api) di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir.


(rls/bob)


loading...



×
Berita Terbaru Update