Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 6 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
38.261 476 34.945 834
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Realisasi Keuangan Pemkab Tanah Datar Baru 6,65 Persen

Senin, 19 April 2021 | 16:00 WIB Last Updated 2021-04-19T19:20:40Z
Bupati Tanah Datar, Eka Putra didampingi Wakil Bupati Richi Aprian memimpin rapat monitoring dan evaluasi triwulan pertama tahun 2021 yang diikuti pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Senin 19 April 2021. (humas)

MJNews.id - Realisasi belanja hingga Maret 2021 di lingkup Pemkab Tanah Datar masih kecil. Angkanya baru pada posisi Rp89,7 miliar atau 6,65 persen. Selain karena masih berlanjutnya pandemi Covid-19, tentu ada kendala lain.


Demikian dikatakan Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Wakil Bupati Richi Aprian, Senin 19 April 2021, dalam rapat monitoring dan evaluasi (monev) triwulan pertama tahun 2021 yang diikuti pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.


Rapat juga dihadiri Plh. Sekda H. Edisusanto, para staf ahli dan asisten di lingkungan Sekretariat Daerah.


Kecilnya realisasi belanja pemerintah daerah, menurut bupati, juga disebabkan adanya perubahan aturan keuangan daerah dari Peraturan Menteri Negeri Nomor 13 Tahun 2006 ke Permendagri Nomor 77 Tahun 2020. Akibatnya, kata dia, terjadi perubahan sistem pengelolaan keuangan daerah.


"Pemerintah juga memberlakukan aplikasi baru, sesuai Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Aplikasinya baru di-launching akhir tahun lalu, jadi masih banyak kendala dan memerlukan pe nyesuaian di lapangan," tuturnya.


Diakui, pemerintah daerah masih fokus pada upaya memulihkan perekonomian, sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Anggaran belanja tahun ini, sebut dia, berada pada angka sekitar Rp1,3 triliun dengan belanja modal lebih dari Rp170 miliar. Untuk itu, kata bupati, dibutuhkan percepatan pelaksanaan kegiatan, terutama yang bersifat strategis.


Bupati Eka menekankan, banyak hal yang harus jadi perhatian, di antaranya pada aspek perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengawasan, dan pengendalian kegiatan. Semua itu dilakukan, ujarnya, dalam upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran.


"Kita tentu berharap, semua kegiatan yang sudah direncanakan untuk tahun 2021 ini bisa berjalan dengan baik, sehingga memperoleh hasil yang maksimal pula. Semua pihak terkait pelaksanaan kegiatan agar senantiasa mempedomani aturan yang berlaku, berhati-hati, dan jangan sampai ditemukan adanya kesalahan yang berdampak hukum di kemudian hari," sebutnya.


Wakil Bupati Richi Aprian pada kesempatan itu mengingatkan, semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengelola Dana Alokasi Khusus (DAK), terutama yang berhubungan dengan pemulihan ekonomi, baik padat karya maupun bentuk lain, agar dalam pelaksanaannya mengutamakan penyerapan tenaga kerja dan bahan baku lokal, dengan tetap mempedomani aturan yang berlaku.


(mus)


loading...



×
Berita Terbaru Update