Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 12 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
40.017 502 36.244 878
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Terbanyak di Sumbar, UTBK SBMPTN di UNP Diikuti 18.095 Peserta

Selasa, 13 April 2021 | 01:00 WIB Last Updated 2021-04-12T19:42:19Z

MJNews.id -  Sebanyak 18.095 lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) mengikuti UTBK Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Universitas Negeri Padang (UNP) yang merupakan pusat Ujian Tulis Berbasis Komputer Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi  (UTBK LTMPT) 142. Mereka terdiri dari 6.534 orang peserta untuk kelompok ujian Saintek, 9.056 orang Soshum, dan 2.501 peserta kelompok ujian campuran.


Mereka dibagi pada dua gelombang ujian, yakni gelombang I yang berlangsung 12 April hingga 18 April dan gelombang II yang diselenggarakan pada 26 April sampai 2 Mei 2021.


Rektor UNP, Prof. Ganefri, Ph.D., berpesan kepada seluruh peserta UTBK untuk tidak percaya pada kunci jawaban dari siapa pun, mengingat tak ada peluang untuk membuat kunci jawaban, karena semua soal ujian yang diberikan telah diatur dengan sistem yang baik. Masing-masing peserta juga diberikan jenis soal yang beda. Jadi dia harap, seluruh peserta percaya dengan kemampuan sendiri.


Tak cuma itu, rektor juga mengingatkan, agar seluruh peserta tidak percaya pada oknum yang mengaku bisa meloloskan mereka masuk UNP lewat jalur apa pun, karena saat ini, sistem penerimaan yang ada di kampus tersebut sangat ketat. 


Di UNP sendiri, ada sejumlah jalur masuk, yaitu SNMPTN, SBMPTN, Regular Mandiri, jalur prestasi, dan mahasiswa undangan.  Secara keseluruhan ditambahkan Wakil Rektor I, Dr. Refnaldi, M. Litt., tahun ini, UNP menerima 10.000 mahasiswa dari seluruh jalur tersebut.


“Untuk UTBK ini sekitar 30 persen,” paparnya. 


Refnaldi yang juga Ketua Panitia UTBK UNP di sela peninjauan mengatakan, untuk UTBK 2021 ini, jumlah peserta lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang mencapai 17.740 orang. Bahkan, dibandingkan dari perguruan tinggi negeri lainnya di Sumbar, peserta yang memilih ujian di UNP jauh lebih banyak. 


UNP sendiri disampaikannya menyiapkan 55 laboratorium komputer pada 10 lokasi yang di sana terdapat 910 unit komputer dengan 111 unit komputer cadangan, dan 55 komputer pengawas. “Jumlah fasilitas ini mampu melayani sebanyak 910 peserta per hari,” jelasnya. 


Para peserta UTBK mengikuti ujian dengan mata ujian yaitu TKA Saintek (Matematika, Sainteks, Fisika, dan Biologi), TKA Soshum (Geografi, Sejarah, Sosiologi, da Ekonomi), dan TPS atau Tes Potensi Skolastik untuk mengukur kemampuan kognitif. 


Untuk kelancara pelaksanaan UTBK, UNP menugasi 1.743 orang pengawas dari unsur dosen dan tenaga kependidikan. Mereka dikoordinir 100 orang penanggungjawab dan wakil penanggungjawab lokasi yang berasal dari unsur pimpinan lembaga, fakultas dan jurusan.


“Kami juga melayani UTBK untuk yang berkebutuhan khusus dengan pengawas khusus dari Jurusan Pendidikan Luar Biasa FIP UNP. Tahun ini, ada delapan orang, satu orang tunanetra dan tujuh orang tuna daksa,” paparnya. 


Selain itu, juga ada 33 Satgas Covid-19 yang bertanggungjawab dalam penerapan disiplin protokol kesehatan. Kemarin, pantauan di lokasi, UTBK berlangsung dengan penerapan prokes yang sangat ketat. Seluruh peserta wajib menerapkan 3M, mengukur suhu tubuh, mencuci tangan, dan menjaga jarak.


“Demi keamanan bersama, seluruh ruangan hanya diisi 50 persen dari kapasitas,” tegas Ketua Panitia yang juga didampingi WR III, Hendra Syarifudin,  WR IV, Prof. Yasri, dan pejabat lainnya.


(rls/eds)


loading...



×
Berita Terbaru Update