Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 9 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
39.166 506 35.581 855
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Terhenti Beberapa Tahun, Pesantren Ramadhan Kembali Digelar dengan Prokes Ketat

Senin, 19 April 2021 | 15:00 WIB Last Updated 2021-04-19T12:19:40Z

MJNews.id - Setelah terhenti beberapa tahun, Pemerintah Kota Padang Panjang kembali menggelar Pesantren Ramadhan secara tatap muka tahun ini. Pesantren Ramadhan tersebut, dapat digelar dengan syarat ketat tetap berpedoman pada protokol kesehatan yang telah ditetapkan.


“Pesantren tahun pelajaran 2020- 2021, diikuti siswa SD dan SMP sederajat yang pelaksanaanya serentak digelar pada sekolah tingkatan masing-masing sekolah.


Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, M. Ali Tabrani, M.Pd menjawab MJNews.id saat melakukan peninjauan lapangan ke SMPN 3 dan SD N 11, Senin 19 April 2021.


Lebih lanjut Tabrani menjelaskan, pelaksanaan kegiatan Pesantren Ramadhan tingkat SD dan SMP berlangsung selama dua minggu ke depan. Dimulai dari tanggal 19 April, berakhir 30 April mendatang. 


Kepada sekolah sekolah, yang menerapkan prokes dalam menggelar pesantren Ramadan, selaku Kepala Dinas kita mengucapkan terima kasih kepada SMPN 3 maupun sekolah lain yang ada di Kota Padang Panjang telah melaksanakan kegiatan Pesantren Ramadhan sesuai dengan schedule yang telah direncanakan.


“Kami berharap dengan adanya Pesantren Ramadhan ini, kegiatan para siswa selama bulan Ramadhan tetap berlangsung pembelajarannya. Hanya saja lebih diarahkan kepada penguatan keimanan, keagamaan. Mudah-mudahan karakter anak-anak kita setelah melalui Pesantren Ramadhan ini menjadi lebih baik dari waktu ke waktu,” harapnya.


Tabrani juga mengimbau, selama pelaksanaan Pesantren Ramadhan semua pengajar dan santri wajib mematuhi protokol kesehatan. Seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sebelum masuk masjid dan ruangan.


Sementara itu, Kepala SMPN 3, Milda Guza, menjelaskan, pelaksanaan kegiatan Pesantren Ramadhan di sekolahnya berlangsung sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku. 


“Kegiatan kami bagi per shift dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Para siswa tidak ada yang bergerombol di satu ruangan. Jadi kalau yang satu kelompok sedang materi, kelompok yang lain melaksanakan tahfidz dan penyempurnaan bacaan Al Qur’an,” jelasnya.


(mutia)


loading...



×
Berita Terbaru Update