Truntum Padang, Nama Baru Hotel Grand Inna

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 19 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
34.226 365 31.834 747
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Truntum Padang, Nama Baru Hotel Grand Inna

Jumat, 09 April 2021 | 12:01 WIB Last Updated 2021-04-09T05:01:00Z
Suasana zoom meeting launching pergantian nama tiga hotel BUMN di Indonesia.

MJNews.id - Terhitung sejak Kamis 8 April 2021, Hotel Grand Inna Padang berganti nama menjadi Truntum Padang. Truntum merupakan motif batik dengan arti cinta yang tumbuh kembali.


Simbol cinta yang tulus tanpa syarat, abadi dan makin lama makin subur. Hotel yang sudah dua kali tiga kali berganti nama itu kini menawarkan keunikan dan khas kearifan lokal Sumatera Barat. Seperti pakaian untuk karyawan dan berbagai aksesoris di dalam hotel.


Selain Grand Inna Padang, dua hotel BUMN lainnya yang berganti nama adalah hotel BUMN Inaya Putri Bali, berubah menjadi Merusaka Putri Bali sedangkan Inna Parapat berubah nama menjadi Khas Parapat.


Wakil Menteri I BUMN Kartika Wirjoatmajo (Tiko) dalam zoom metting mengatakan perubahan nama pada tiga hotel milik BUMN ini merupakan tahapan holding hotel BUMN .


“Ke depan hingga 2025 ditargetkan 111 hotel di Indonesia ditransformasikan,” katanya.


Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia PT Hotel Indonesia Natour (Persero), Indomora Harahap, mengatakan perubahan logo dilaksanakan tidak terlepas dari program transformasi, dimana Hotel Indonesia Group akan mengembangkan jaringan hotel Indonesia bertaraf internasional.


Program perubahan nama dan logo (rebranding) ini merupakan salah satu bagian dari rencana jangka panjang proses pembentukan holding hotel BUMN yang kedepannya hingga tahun 2025. Saat itu ditargetkan Indonesia akan mempunyai jaringan hotel operator milik BUMN (Hotel Indonesia Group) terbesar ketiga, yang akan mengelola lebih dari 100 hotel miik BUMN dan siap bersaing dengan jaringan-jaringan hotel internasional.


“Selain akan menjadi tuan rumah di negeri sendiri, jaringan hotel Indonesia berstandar internasional akan kompetitif di dalam dan luar negeri. Dan dapat menjadi motor penggerak ekonomi, khususnya dalam meningkatkan kembali industri kepariwisataan yang membawa dampak positif terhadap pelaku usaha lainnya”, lanjut Indomora.


Sebagai hotel yang memiliki sejarah dan perjalanan panjang dan merupakan representasi kota Padang, hotel Grand Inna Padang secara resmi mengenalkan logo baru dan bertransformasi menjadi “Truntum Padang” sejak 8 April 2021.

Pengenalan logo baru tersebut dilakukan sejalan dengan transformasi PT Hotel Indonesia Natour (Persero) yang saat ini membentuk “Holding Hotel”, dan melalui “Hotel Indonesia Group” mengembangkan “jaringan hotel Indonesia” yang mengedepankan layanan dengan keramahtamahan khas Indonesia serta mengangkat berbagai kearifan lokal dengan standar internasional. Truntum tampil lebih segar, modern, profesional, dan kaya akan nuansa Indonesia.


“Truntum Padang” mencerminkan identitas serta semangat baru yang akan menjadi tahapan dan tonggak baru manajemen dalam menyambut perjalanan dan tantangan bisnis ke depan.


Sementara itu, General Manager Truntum Padang, Diah Anggraeni mengatakan, sebagai hotel yang memiliki fasilitas pertemuan dan konvensi terbesar di Padang (Padang Convention Centre) yang mampu menampung hingga 2000 tamu, dan terletak di pusat kota yang sangat strategis.


“Kami akan terus mendorong kegiatan Wisata MICE dan Wisata Halal di Sumbar dengan mengangkat tradisi dan budaya lokal, sebagai wujud keramahtamahan nusantara bertaraf internasional”, sebutnya.


Di samping fasilitas konvensi terbesar dengan fasilitas parkir yang mampu menampung hingga 400 kendaraan; para tamu Truntum Padang juga dapat menikmati menu racikan chef di “Ranah Minang Coffeeshop” dan “Batandang Lounge” dengan menu western, oriental.


Beberapa event besar bertaraf nasional dan internasional yang pernah diadakan di Padang Convention Center antara lain Islamic Fashion Festival (Tahun 2014). KTT Pertanian se- ASEAN (Tahun 2016).


Dalam pergantian nama hotel Grand Inna di 3 daerah di Indonesia ini dihadiri Wamen BUMN, Tiko dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiago Uno, Kadis Pariwisata Sumbar dan jajaran terkait lainnya.


(***)


loading...



×
Berita Terbaru Update