Walikota Pariaman Teteskan Air Mata Saat Beri Laporan Kepada Wapres

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 17 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.933 375 31.678 741
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Walikota Pariaman Teteskan Air Mata Saat Beri Laporan Kepada Wapres

Selasa, 06 April 2021 | 13:25 WIB Last Updated 2021-04-06T09:21:54Z
Walikota Pariaman, Genius Umar saat memberikan laporan kepada Wapres RI, Ma'ruf Amin di acara peresmian Pasar Rakyat Kota Pariaman. (humas)

MJNews.id - Dengan perasaan haru, Walikota Pariaman Genius Umar mengucapkan selamat datang kepada Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, yang telah sudi datang berkunjung ke Kota Pariaman atas undangan yang telah beliau buat sebelumnya.


“Kedatangan Bapak ini adalah satu hal yang luar biasa, dan merupakan satu kebanggaan bagi kami Pemerintah Kota Pariaman dan seluruh masyarakat Kota Pariaman. Dengan segala kesibukan yang bapak jalani, bapak mau menyempatkan diri datang ke Kota Pariaman untuk meresmikan Pasar Rakyat Kota Pariaman ini," ujar Walikota Pariaman, Genius Umar sambil meneteskan air mata bahagia.


Dalam laporan singkatnya kepada Wapres RI Ma’ruf Amin, Selasa 6 April 2021, di lokasi acara peresmian Pasar Rakyat Kota Pariaman, Genius Umar menjelaskan bahwa pasar Pariaman ini adalah pusat kegiatan ekonomi Kota Pariaman dan multiflier effect terhadap daerah tetangga Kabupaten Padang Pariaman dan sebagian Kabupaten Agam.


Melihat kondisi pasar yang semakin tidak kondusif akibat gempa yang terjadi pada tahun 2009, mustahil rasanya bagi Kota Pariaman dengan dana APBD yang sangat terbatas untuk membangunnya, maka dari itu kamu mengusulkan kepada Pemerintah Pusat untuk membantu pembangunan pasar pariaman ini.


“Alhamdulillah Bapak, usulan kami diterima dan pada akhir tahun 2019 dimulailah pembangunan fisik Pasar Rakyat Kota Pariaman, dan selesai pada tahun 2021 dengan menghabiskan dana hampir Rp 100 miliar," tutur Genius Umar.


"Pada kesempatan ini, Saya juga memohon kepada bapak untuk bisa kembali membantu kelanjutan pembangunan pasar basah yang masih membutuhkan dana sekitar Rp 300 juta lagi, dan pembangunan masjid terapung yang membutuhkan dana sekitar Rp 80 miliar lagi. Masjid terapung ini kami buat karena adanya sejarah yang membuktikan bahwa agama islam masuk ke Ranah Minang ini bermula dari Pariaman," terang Genius Umar.


"Selain itu, dapat juga kami jelaskan untuk penanganan Covid-19, Pemerintah Kota Pariaman telah bergerak cepat dalam mengendalikan penyebaran virus corona di tengah masyarakat. Dengan kerja keras dari semua pihak, up date terakhir covid-19 Kota Pariaman tertanggal 3 April 2021, dari 606 orang kasus terkonfirmasi, 578 orang dinyatakan sembuh serta 33 orang kasus kontak erat sedang dalam pemantauan. Dengan kondisi seperti itu Kota Pariaman masuk dalam kategori zonasi kuning," katanya lagi.


Dengan status zona kuning, Kota Pariaman memungkinkan untuk memasuki fase tatanan kehidupan baru yang produktif dan aman, yang telah kami launching pada tanggal 8 Juni 2020 lalu.


Untuk itu atas nama Pemerintah Daerah dan Masyarakat Kota Pariaman, kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Pusat, atas policy dan directing yang telah diberikan kepada Kota Pariaman.


"Semoga ke depannya apa yang kami sampaikan kepada bapak, bisa ditindak lanjuti demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Pariaman”, pungkas Genius Umar menutup laporannya.


(hms/aa)


loading...



×
Berita Terbaru Update