Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 6 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
38.261 476 34.945 834
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Yulius Kaisar Minta Pemko Padang Panjang Turun Pantau Harga Bahan Pokok

Minggu, 18 April 2021 | 16:25 WIB Last Updated 2021-04-18T10:52:14Z
Yulius Kaisar.

 

MJNews.id - Wakil Ketua DPRD Kota Padang Panjang, Yulius Kaisar meminta Pemko Padang Panjang misalnya melalui Dinas Perindustrian Perdagangan (Perindag) untuk melakukan pengawasan terhadap harga sembako bulan puasa hingga jelang berakhir bulan puasa. 


Hal tersebut, diungkapkan Yulius Kaisar saat bincang-bincang dengan MJNews pada kunjungan Tim Ramadan Kota Padang Panjang di Masjid Nurul Islam, Ngalau, Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang.


Pentolan Partai besutan Prabowo Subianto itu mengatakan, pengawasan terhadap harga sembako dalam bulan puasa perlu dilakukan untuk menjamin harga kebutuhan pokok tetap normal pada bulan puasa hingga berakhirnya bulan Ramadan.


“Perlu ada pengawasan dari Dinas Perindag, agar harga bahan pokok tetap stabil. Artinya, kita perlu pengawasan ketat dari pihak perindag selama bulan puasa. Jika dapat, sekali dua hari harus turun kepasar untuk memastikan harga bahan pokok tidak naik dan ketersedian bahan pokok, cukup tidak hingga berakhir puasa.


Dia mengatakan, untuk mengantisipasi adanya kenaikan harga bahan pokok, kita berharap dinas terkait bisa mempersiapkan ide-ide brilian yang bisa diterapkan saat bulan puasa nanti.


“Kami minta instansi teknis dalam hal ini sudah mempersiapkan rencana yang brilian dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok di pasaran, saat bulan Ramadhan, selain itu pengawasan juga sangat perlu dilakukan dengan terus memantau harga sembako,” ujarnya.


Jika ada, para pedagang dan pelaku usaha yang sengaja menaikkan harga kebutuhan pokok dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan, maka harus ada tindakan yang diambil, agar masyarakat tidak dirugikan. "Dan yang terpenting, pengawasan terhadap bahan pokok yang sudah kadaluarsa, perlu sekali ketelitian Perindag dalam mencermatinya. Jangan, sampai ada masyarakat kita yang konsumsi bahan pokok kadaluarsa," terangnya.


Memang selama ini, kebutuhan dan ketersediaan bahan pokok selama bulan puasa dan ramadan masih terkendali, baik dari segi harga maupun ketersediaan barangnya. "Namun demikian, kita harus tetap waspada dan tetap melakukan pengawasan ketat terhadap pedagang maupun distributor selaku penyedia dan pemasok kebutuhan bahan pokok," tutur Yulius Kaisar.


Lebih jauh Yulius Kaisar mengatakan, terkait bulan puasa dan pasar kuliner dan pasar pabukoan, bentuk keseriusan dan kepedulian pemerintah terhadap pelaku UMKM, terutama bergerak di bidang masakan. Pemerintah daerah, telah memfasilitasi para pedagang kuliner dengan menyediakan tenda yang representatif untuk berjualan.


Puluhan unit, tenda telah terpasang di beberapa titik dalam Kota Padang Panjang. Artinya, dengan adanya tenda-tenda baru tersebut, para pelaku UMKM sudah nyaman dengan fasilitas yang disediakan pemerintah. Tinggal sekarang, bagaimana menjaga aset negara ini dapat bertahan lama.


"Untuk mendapatkanya tidaklah gampang," tukuk Sang Wakil Pimpinan DPRD ini bertutur.


(son/mutia)


loading...



×
Berita Terbaru Update