Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 14 Juni 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
47.885 622 43.496 1.089
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Bupati Padang Pariaman Serahkan Ganti Rugi Jalan Tol untuk Masyarakat Pasia Laweh

Kamis, 27 Mei 2021 | 00:25 WIB Last Updated 2021-05-27T06:43:47Z
Bupati Padang Pariaman Serahkan Ganti Rugi Jalan Tol untuk Masyarakat Pasia Laweh, Senin 24 Mei 2021.

Parit Malintang, MJNews.id - Bupati Padang Pariaman menghadiri pembayaran uang ganti kerugian pengadaan tanah jalan tol ruas Padang-Pekanbaru seksi Kapalo Hilalang, Sicincin, Lubuk Alung, Padang pada Senin 24 Mei 2021, di Hall Kantor Bupati.


Bupati Padang Pariaman mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut. "Dengan adanya pembangunan jalan tol ini kita juga dapat melihat kesungguhan ninik mamak dalam mendukung percepatan pembayaran ganti kerugian ini. Seperti yang diketahui bahwa selama ini belum ada ditemui hambatan dan permasalahan yang berarti,” ungkap Bupati.


Ia juga berharap agar tidak adanya perselisihan antar bersama serta dengan adanya ganti kerugian ini dapat menjadikan perekonomian masyarakat Pasia Laweh semakin tumbuh. Hati-hati dengan uang jual beli tanah, berpandai dan jangan sampai disia-siakan uang ganti kerugian ini.


“Carilah pengganti tanah itu sebagai investasi sehingga uang kerugian ini memberi manfaat juga untuk membangun pertumbuhan ekonomi masyarakat. Jangan sampai disalahgunakan uangnya untuk kegiatan yang sia-sia. Dengan adanya pembangunan tol ini menjadikan jalan lancar sehingga wisatawan bisa masuk ke daerah sehingga memberikan income bagi masyarakat dan pastinya juga untuk daerah,” ujarnya.


Senada dengan itu, Kepala Bidang Tanah Yuhendri, S.SIT, M.H dalam laporan mengatakan, kegiatan kali ini merupakan yang ke-14 pelaksanaan pemberian uang ganti kerugian, yang akan diserahkan pada 32 bidang dengan alokasi dana kurang lebih Rp 15 miliar yang berlokasi di Pasia Laweh.


“Hasil inventarisasi dan identifikasi sebesar 1.486 bidang, pengumuman 1.471 bidang, penilaian 1.232 bidang, musyawarah 1.083 bidang, dan UGR 246 bidang. Progres secara keseluruhan kegiatan pengadaan tanah sebesar 76 persen,” terangnya.


Ia berharap kepada masyarakat yang terkena dampak tol ini agar sesegera mungkin membuat alas hak atau mengumpulkan bukti kepemilikan dan menyerahkan kepada walinagari atau wali korong selaku pelaksana tugas pengadaan tanah ini yang dibantu oleh stagas BPN di lapangan.


(rls/sul) 


loading...

Iklan Kiri Kanan





×
Berita Terbaru Update