Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 6 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
38.261 476 34.945 834
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Bupati Sijunjung Prioritaskan Pengembangan Geopark Silokek dalam RPJMD 2021-2026

Rabu, 05 Mei 2021 | 04:00 WIB Last Updated 2021-05-04T21:00:00Z
Bupati Sijunjung, Benny Dwifa pada kegiatan Rapat Kerja Sinkronisasi RPJMD 2021-2026 di Balairung Lansek Manih, Selasa 4 Mei 2021.

MJNews.id - Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir kembali mengingatkan kepada jajarannya mengenai pentingnya mengupayakan pengembangan Kawasan Geopark Ranah Minang Silokek di daerah setempat.


Hal itu disampaikan Bupati Benny Dwifa pada kegiatan Rapat Kerja Sinkronisasi RPJMD 2021-2026 di Balairung Lansek Manih, Selasa 4 Mei 2021.


“Pengembangan Geopark Silokek ini bisa mendorong peningkatan perekonomian, pendidikan, layanan kesehatan, infrastruktur dan berbagai aspek lainnya yang potensial untuk meningkatkan angka IPM (indeks pembangunan manusia) secara signifikan,” kata Benny.


Ia berharap kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lakukan kolaborasi kemudian bergerak sesuai fungsi masing-masing.


“Mari kita berkomitmen untuk menjaga warisan-warisan yang saat ini sudah ditetapakan sebagai warisan budaya nasional yaitu Perkampungan Adat Matrilineal Padang Ranah dan warisan geologi Geoark Silokek yang saat ini juga sudah ditetapkan sebagai Geopark Nasional,” ujarnya.


Selain itu, Bupati juga berharap kepada setiap anggota serta pengurus Geopark Silokek untuk dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan optimal.


Pasalnya, pengembangannya tetap masuk dalam prioritas pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026.


Sementara, Tim Ahli Geopark Ranah Minang, Febrin Anas Ismail mengatakan, ada tiga komponen penting yang menjadi perhatian. Yakni klaster utama, infrastruktur dan klaster pendukung. “Dalam grand design, kita fokus pada tiga hal, yaitu pengembangan klaster utama, pembangunan infrastruktur serta pembangunan klaster pendukung,” katanya.


Di klaster utama, selain akan dibangun gerbang (gate) yang megah, sebagai penanda sebuah kawasan yang akan menjadi ikon daerah setempat, di situ juga akan dibangun Geosite Silokek, Biology Centre, pengembangan Kampung Adat serta museum dan perpustakaan.


“Kemudian untuk infrastruktur, selain akan dibangun jalan ke lokasi, jalan antara klaster, jalur air, dermaga, terminal, serta jaringan listrik dan air bersih. Adapun klaster pendukung adalah daerah Sisawah, Durian Gadang, Solok Amba, Sumpur Kudus, Aie Angek, Paru, Muaro, Manganti, Kandang Baru dan TBA,” pungkasnya.


Kegiatan tersebut dimoderatori Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung, Zefnihan dan hadir pada kesempatan itu, Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah serta Camat se-Kabupaten Sijunjung.


(hms/eko)


loading...



×
Berita Terbaru Update