Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 6 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
38.261 476 34.945 834
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Bupati Terima Laporan KPU Padang Pariaman Soal Penyelenggaraan Pilkada 2020

Sabtu, 01 Mei 2021 | 10:03 WIB Last Updated 2021-05-01T03:03:00Z
Bupati Suhatri Bur menerima audiensi dari KPU Padang Pariaman tentang penyampaian laporan tahapan pemilihan tahun 2020, Jumat 30 April 2021. (humas)

MJNews.id - Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, S.E., M.M. menerima audiensi dari KPU Padang Pariaman tentang penyampaian laporan tahapan pemilihan tahun 2020 pada Jumat 30 April 2021, di Ruang Bupati Padang Pariaman.


Dalam audiensi tersebut Bupati Padang Pariaman mengatakan secara pemerintahan telah melaksanakan tahap-tahapan proses pemilihan kepala daerah sesuai dengan prosedur.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kami mengucapkan terimkasih kepada Ketua KPU beserta jajaran yang telah memfaslitasi dan menyelenggarakan pelaksanaan pilkada pada tahun 2020 secara baik, aman dan damai. Dalam pemilu pro dan kontra hal biasa terjadi namun jangan sampai menjadi berkelanjutan dan pelaksanaan pilkada ini dengan keberhasilan tidak menimbulkan kerugian baik dari masyarakat maupun daerah," katanya.


"Kami juga meminta maaf jika ada bahasa dan kesalahan baik itu disengaja maupun tidak disengaja selama proses pilkada berlangsung. Mari bangun padang pariaman secara bersama untuk mewujudkan padang pariaman berjaya,” ujarnya.


Senada dengan itu, Ketua KPU Zulnaidi, SH mengatakan audiensi ini dilakukan tekait pelaporan penyelenggaraan pilkada, penyerahan laporan realisasi anggaran penyelenggaraan pilkada, dan penyerahan RAB pilkada.


“Dapat dilaporkan bahwa pilkada di Kabupaten Padang Pariaman pada tahun 2020 berjalan dengan lancar dan aman tidak ada masalah hukum dan konflik sosial. Dan saat ini bupati terpilih telah dilantik juga telah melaksanakan tugas," katanya.


"Memang pada awalnya anggaran kurang namun hal itu bisa dimaksimalkan sehingga serapan dana yang digunakan mencapai 99,9 persen dan dana teresebut telah dipakai tersisa sebanyak Rp 16 juta dan juga telah diserahkan kembali ke kas daerah,” tutupnya.


(rls/aa)


loading...



×
Berita Terbaru Update