Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 14 Juni 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
47.885 622 43.496 1.089
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Bus Tabrak Sepeda Motor di Dharmasraya, Pengendara Luka Serius

Jumat, 28 Mei 2021 | 21:05 WIB Last Updated 2021-05-28T17:38:44Z
Bus RAPI tabrak sepeda motor di Dharmasraya. (eko)

DHARMASRAYA, MJNews.id - Pengendara sepeda motor dilarikan ke rumah sakit setelah tertabrak bus antar kota antar provinsi (akap).


Kejadian itu di jalan lintas Sumatera, tepatnya di Simpang Sitiung 5 Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Jumat 28 Mei 2021. Dalam kecelakaan tersebut, pengendara mengalami luka serius dan dilarikan ke IGD RSUD Sungai Dareh untuk mendapat pertolongan dari tim medis.


Kapolres AKBP Aditya Galayuda Ferdiansyah melalui Kasat Lantas Polres Dharmasraya, Iptu Feri Yuzaldi, mengemukakan, kecelakaan melibatkan sepeda motor tanpa nomor polisi dengan Bus PT RAPI BK 7348 LD.


Kejadian berawal ketika sepeda motor yang dikendarai Zila (15) berboncengan dengan Cecen (3) datang dari arah Padang menuju Muara Bungo dengan kecepatan sedang.


Sampai di TKP, pengendara sepeda motor tersebut berbelok menyeberang ke kanan jalan dan diduga tidak melihat spion atau ke belakang. Saat bersamaan datang bus yang dikemudikan Swandi Marganda TS (36).


Begitu melihat ada kendaraan di depan, sopir berusaha menghindar. Namun, lantaran kecepatan tinggi, sehingga tak bisa mengendalikan laju bus.


"Akibatnya kecelakaan tak bisa dihindarkan," ujar Kasat Lantas.


Pengendara serta yang dibonceng luka serius dan dilarikan ke rumah sakit.


"Petugas dibantu warga membawa dua orang itu ke IGD RSUD Sungai Dareh," kata Kasat Lantas.


Bus dan sepeda motor serta pengemudi diamankan di halaman Lakalantas Polres Dharmasraya.


Kasat Lantas mengaku prihatin dan sedih karena pengendara sepeda motor yang berboncengan tersebut di bawah umur. 

"Kita sedih. Korban juga tak pakai helm berkendara di jalan lintas. Korban belum punya SIM," katanya.


Sesuai dengan aturan, SIM baru diberikan pada warga yang berusia 17 tahun. "Mari jadikan kejadian ini sebagai pelajaran," katanya.


"Kami mengimbau masyarakat khususnya orang tua, jangan sekali-sekali membiarkan anak di bawah umur menggunakan sepada motor. Apalagi di jalan lintas Sumatera. Ini sangat berisiko tinggi," kata Iptu Feri Yuzaldi.


"Kami tegaskan, kami tidak main-main. Bagi yang melanggar peraturan lalu lintas akan kami tidak sesuai dengan aturan yang berlaku," tegas Kasat Lantas Polres Dharmasraya, Iptu Feri Yuzaldi, SH.


(eko) 


loading...

Iklan Kiri Kanan





×
Berita Terbaru Update