Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 12 Mei 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
40.017 502 36.244 878
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Dapat Kunjungan Gubernur Mahyeldi, Janda Beranak Dua Ini Terharu

Selasa, 04 Mei 2021 | 01:02 WIB Last Updated 2021-05-03T18:54:22Z
Gubernur Mahyeldi Ansharullah dalam kegiatan singgah sahur dan bedah rumah di Gantiang, Kelurahan Jati Hilir, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Senin 3 Mei 2021.

MJNews.id - Latifa Hanum seorang janda (40) di Pariaman tak kuasa menahan rasa haru, senang dan bangga seperti tak percaya orang nomor satu Sumatera Barat (Sumbar) tersebut mendatangi rumah kecilnya yang berdinding papan ukuran (6X4 meter).


"Ini sesuatu berkah di bulan Ramadhan bagi kami sekeluarga, semoga perhatian dan kepedulian Gubernur Sumatera Barat membantu kami yang hidup amat sederhana ini dibalas yang maha kuasa," ungkap syukur Latifah di sela-sela Gubernur Mahyeldi Ansharullah dalam kegiatan singgah sahur dan bedah rumah di Gantiang, Kelurahan Jati Hilir, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Senin 3 Mei 2021.


Gubernur Mahyeldi bersama rombongan mendatangi rumah berdinding triplek milik Latifah janda beranak 2 yang telah 5 tahun hidup bertiga beranak semenjak suaminya meninggal.


"Latifa adalah seorang janda memiliki dua orang anak yang bernama Muhammad Ghifari Arifa dan Fatihah Aini Suaminya sudah meninggal sejak lima tahun yang lalu. Sekarang anaknya sudah yatim. Untuk menghidupi keluarganya Latifa bekerja sebagai Guru honor di TK (taman kanak-kanak), kita peduli dan hari ini kita kunjungi rumahnya dalam rangka memberikan bantuan bedah rumah senilai Rp25 juta dari Baznas," ungkap Mahyeldi.


Mahyeldi katakan, mudah-mudahan dengan bantuan ini dapat dipergunakan untuk merehab rumahnya.


"Demi menghidupi kedua anaknya, Latifa mendapatkan penghasilan satu juta rupiah perbulan yang berstatus sebagai guru honor TK. Tentunya penghasilannya hanya pas-pasan untuk kesehariannya mereka bahkan mungkin kurang. Dengan demikian tentu tidak dapat memperbaiki rumah tak layak huni ini," katanya.


Mahyeldi melanjutkan, jangankan membangun rumah, dengan penghasilan sebanyak itu hanya bisa untuk makan, syukur-syukur bisa mencukupi, untuk itu dengan bantuan bedah rumah ini semoga dapat dipergunakan sesuai kebutuhan untuk merenovasinya.


Latifa Hanum mengucapkan terima kasih kepada Baznas melalui perpanjangan tangan Pak Gubernur, ada bantuan bedah rumah yang tak kami sangka-sangka, Alhamdulillah.


Latifah juga menyebutkan, rumah yang ditinggali sekarang adalah merupakan bantuan Gempa, karena rumah yang lama runtuh.


"Itu makanya setelah mendapat bantuan gempa, lalu membuat rumah di sini yang dibangun sejak 2012 berukuran 6x4," sebutnya.


"Di bulan yang penuh berkah kali ini juga kami diberikan bantuan oleh Gubernur, mudah-mudahan Allah SWT membalas atas bantuan ini, dan mengijabah semua yang dilakukan atas bantuan yang diberikan kepada kami," ucap janda beranak dua ini sambil terisak haru, air mata bening yang mengalir tak kuasa menahannya.


(humas setdaprov sumbar)


loading...



×
Berita Terbaru Update